Bontang, EKSPOSKALTIM – Dugaan eksploitasi anak dan penolakan melanjutkan sekolah mendapat sorotan dari Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menegaskan tak ada alasan bagi anak untuk putus sekolah.
“Anak-anak harus sekolah di usia produktif. Itu wajib. Pemerintah sudah gratiskan semua,” katanya, Jumat (11/7).
Menurutnya, alasan ekonomi tak lagi relevan. Pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah telah membangun sistem pendidikan yang terjangkau.
“Pakaian gratis, makan siang gratis, beasiswa ada. Sekolah negeri tak dipungut biaya. Kalau masih tak sekolah, salah siapa?” tegas Agus.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kata dia, juga sudah dirancang dan dalam proses pengelolaan.
Ia menyebut Pemkot bisa menggandeng perusahaan untuk bantu biaya pendidikan anak dari keluarga tidak mampu.
“Tinggal kami minta CSR-nya. Satu sampai lima anak bisa dibiayai. Tidak ada alasan mereka putus sekolah,” ujarnya.
Agus juga menepis anggapan bahwa Pemkot hanya sibuk membangun infrastruktur.
“Ini baru satu semester. Program itu tidak bisa langsung seperti balik tangan,” tutupnya.

