PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Banyak Kendaraan Mogok, Gubernur Kaltim: Ganti Filter dan Oli

Home Berita Banyak Kendaraan Mogok, G ...

Banyak Kendaraan Mogok, Gubernur Kaltim: Ganti Filter dan Oli
Gubernur Kaltim Rudy Masud saat inspeksi langsung ke SPBU. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, akhirnya turun tangan menanggapi maraknya keluhan warga soal kendaraan yang mogok setelah mengisi BBM di SPBU.

Inspeksi langsung di lapangan menyasar lSPBU di Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Sabtu (5/4). Di sana, Gubernur yang akrab disapa Harum itu memerintahkan pengecekan menyeluruh terhadap dua jenis BBM yang paling sering dipersoalkan: Pertalite dan Pertamax.

“Ini respons langsung terhadap keresahan masyarakat. Kami cek langsung kualitas BBM yang disimpan di tangki timbun,” kata Harum kepada awak media.

Hasil Pengecekan: Tidak Ada Kontaminasi

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya kontaminasi. Gubernur Harum menegaskan BBM di SPBU tersebut dalam kondisi aman. “Tidak ada campuran air maupun bahan lain. Semuanya bersih dan aman,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan tongkat logam panjang yang dilapisi pasta pendeteksi air. Jika BBM terkontaminasi air, pasta akan berubah warna menjadi merah. Namun dari tangki berkapasitas 24 KL untuk Pertalite dan Pertamax, hasilnya tetap jernih dan tidak menunjukkan indikasi tercemar.

Kualitas BBM Masih Sesuai Standar

Selain uji kontaminasi, sampel BBM juga diperiksa densitasnya. Hasil menunjukkan angka 0,71—masih berada dalam rentang standar normal yakni 0,70 hingga 0,75.

Meski begitu, Gubernur Harum mengaku belum menerima data pasti terkait jumlah kendaraan yang terdampak usai mengisi BBM. “Jumlah kendaraan di Kaltim sangat banyak, mungkin ratusan ribu hingga jutaan. Saya belum mendapat angka pasti soal berapa persen yang mengalami kerusakan karena BBM,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin mengganti oli dan filter bahan bakar, serta mewaspadai faktor lain seperti genangan air atau banjir yang bisa memicu masalah pada mesin.

Pemeriksaan serupa juga dilakukan di SPBU Jalan PM Noor, kawasan Sempaja. Hasilnya pun sama—tidak ditemukan penyimpangan kualitas BBM.

Dari dua lokasi tersebut, Gubernur menyimpulkan bahwa BBM yang disalurkan melalui SPBU masih sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Pertamina Tegaskan BBM Aman

Menanggapi keluhan masyarakat, Pertamina turut angkat bicara. Manager Retail Sales Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Addieb Arselan, memastikan bahwa pihaknya terus memantau mutu BBM dari hulu ke hilir.

“Kami sudah menindaklanjuti keluhan warga sejak dua minggu lalu. Uji kualitas dilakukan di tiga titik: SPBU, terminal BBM, dan kilang. Hasilnya semua sesuai standar,” ujar Addieb.

Ia juga meminta masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera melapor lewat layanan Pertamina di 135 atau langsung ke SPBU tempat pembelian.

“Jangan lupa simpan dan tunjukkan struk pembelian agar pelacakan lebih mudah,” tambahnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

67%0%0%0%0%34%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :