EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pengunduran diri Hartono Kadri Salam dari Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bontang beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan dari jajaran pengurus tingkat PAC atau kecamatan.
Rusli Ramelang misalnya, pria yang merupakan Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Bontang Selatan ini menyebut, keputusan hengkangnya Hartono Kadri Salam dari partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, murni hak politik yang bersangkutan. Ia selaku jajaran di bawah sangat menghargai keputusan tersebut.
Baca juga : 2 Bulan Berbisnis Sabu, Pengangguran di Bontang Diringkus Polisi
Kendati demikian, lanjut Rusli, gejolak yang ditimbulkan akibat keputusan itu, tidak mempengaruhi soliditas dan loyalitas pengurus di jajaran Pengurus DPC dan DPAC Partai Demokrat saat ini.
“Semuanya tetap berjalan normal seperti biasanya,” kata Rusli saat dihubungi media ini, Rabu (09/02/2022).
Ditambahkan Rusli, meski ada kekosongan di posisi ketua, namun para pengurus partai di DPAC Partai Demokrat Kota Bontang, tetap mengerjakan tugas-tugas partai sesuai dengan AD/ART.
“Setelah melakukan komunikasi dan konsolidasi di internal, kami tetap solid dan loyal,” terangnya.
Sebagai jajaran pengurus DPC dan DPAC, Rusli meminta DPP Partai Demokrat untuk segera menunjuk PLT Ketua Demokrat Kota Bontang, sampai terlaksananya Musyawarah Cabang (Muscab). Dengan begitu, kata dia, agenda-agenda besar di depan mata bisa tetap dilaksanakan sesuai mekanisme partai yang berlaku.
Diakui Rusli, dalam beberapa hari terakhir, muncul beberapa kandidat baik dari internal partai maupun dari luar partai. Namun, semuanya diserahkan kembali kepada AD/ART Partai Demokrat.
“Terkait siapa nahkoda Partai Demorat Kota Bontang ke depan, semuanya akan diproses melalui mekanisme partai yang terbuka dan demokratis,” ujar Rusli.
Senada, perwakilan pengurus DPC Partai Demorat Kota Bontang yang juga menjabat sebagai BPOKK, Fahri Jakob menyampaikan, seluruh pengurus yang hadir dalam pertemuan ini taat pada asas dan aturan main Partai Demokrat. Sebab itu, pertemuan ini penting dilakukan guna menyatakan sikap untuk tetap konsisten membesarkan Partai Demokrat Kota Bontang.
Baca juga : Wagub Kaltim : IKN Baru Wujud Pemerataan Pembangunan di NKRI
“Dalam hal ini, kita semua kembali merujuk pada aturan partai,” jelas Fahri.
Untuk diketahui, turut hadir dalam pertemuan tersebut 2 Ketua PAC , (1 ketua PAC tidak sempat hadir karena anaknya sedang sakit keras), Wakil Sekretaris 1, Wakil Sekretaris 2, Wakil Bendahara, Kepala Bappilu, Wakil Kepala Bappilu, Kepala BPOKK, Wakil Kepala BPOKK dan Sekretaris Balitbang. (Asep)

