EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Bontang menanggapi pernyataan pengunduran diri Hartono Kadri sebagai Ketua DPC Demokrat Bontang, yang dirilis di sejumlah media dan menimbulkan pertanyaan beragam dari publik dan kader demokrat sendiri.
Seperti diberitakan, pengunduran diri Hartono Kadri dilatarbelakangi oleh kekecewaan karena tidak dilibatkan dalam beberapa agenda politik nasional maupun wilayah.
Baca juga : Marmas Kian Populer di Bontang, Permudah Ibu-ibu Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga
Ketua Badan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPC Parta Demokrat Bontang, Fahri Jacob, mengatakan pernyataan Hartono kadri harus dihargai, lantaran itu merupakan hak politis.
Kendati demikian kata dia, soal menjaga marwah dan eksistensi DPC Partai Demokrat Kota Bontang secara struktural ke bawah dan soliditas kader, hal itu perlu ditanggapi karena menyangkut soal menjaga soliditas partai.
“Jangan sampai dengan adanya dinamika di internal ini, struktur sampai terganggu, apalagi kerja kerja politik partai yang sampai hari ini sudah kita lakukan yang hampir tuntas untuk persiapan pemilu 2024,” kata Fahri dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Jumat (4/2/2022).
Ditambahkan Fahri, persoalan kedepan siapa yang akan menggantikan posisi ketua DPC Partai Demokrat Kota Bontang, itu akan berjalan sesuai konstitusi.
“Kita punya mekanisme serta tahapan yang patut untuk dijalankan oleh seluruh pengurus tanpa terkecuali. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” pungkasnya.
Senada, Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Bontang, Johansyah Latif, menjamin bahwa pengunduran diri Hartono Kadri sebagai Ketua DPC tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kerja kerja politik partai yang sudah berlangsung saat ini, menjelang pemlilu 2024 mendatang.
Baca juga : Wagub Kaltim : IKN Baru Wujud Pemerataan Pembangunan di NKRI
“Ini hanyalah persolan politik internal biasa saja, tidak berdampak negatif terhadap kelangsungan Partai Demokrat Kota Bontang, apalagi memecah belah solidaritas pengurus itu sendiri,” tukasnya.
Untuk diketahui, baik Fachri Yacob maupun Johansyah Latif, keduanya memiliki posisi yang sangat penting di struktur DPC Partai Demokrat Kota Bontang saat ini. Olehnya, statement keduanya dinilai cukup merepresentasi suara mayoritas pengurus DPC Demokrat Kota Bontang.

