PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Usai Dibubarkan, LSI Denny JA Tak Hadiri Panggilan Bawaslu Bontang

Home Berita Usai Dibubarkan, Lsi Denn ...

Usai Dibubarkan, LSI Denny JA Tak Hadiri Panggilan Bawaslu Bontang
Ketua Bawaslu Bontang Nasrullah. (EKSPOSKaltim/Hermawan)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Konferensi pers LSI Denny JA yang diduga illegal mendapat sorotan dari Bawaslu Bontang. Tak tanggung-tanggung lembaga yang mengawasi jalannya pemilu itu melakukan pembubaran terkait pemaparan yang dilakukan LSI Denny JA pada Ahad (1/11) malam.

Permasalahan itu pun menjadi perhatian. Untuk itu, Bawaslu Bontang melakukan pemanggilan pada Senin (2/11/2020). Namun lembaga survei tersebut mangkir dalam pemanggilan tersebut.

Berita terkait : Tunggu Aduan Masyarakat, KPU Bontang Siap Tindaki Dugaan Pelanggaran LSI Denny JA

Ketua Bawaslu Bontang Nasrullah mengatakan, setelah pembubaran itu, pihaknya melakukan pemanggilan baik secara lisan maupun tertulis. Sayang, pihak LSI Denny JA tak penuhi panggilan tersebut.

"Sudah dipanggil secara resmi. Tapi mereka tak hadir," tuturnya, saat ditemui dalam rapat Paripurna DPRD Bontang, Senin (02/11/2020).

Dalam pemanggilan itu,  diduga mereka tak mengacu PKPU Nomor 8 Tahun 2017 tentang sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, dimana lembaga survei harus terdaftar di KPU sebagai penyelenggara.

“Terkait itu, kami akan ngambil langkah selanjutnya. Sanksi apa yang diberikan,” sebut pria yang gemar olahraga tersebut.

Sementara itu, Peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakhri mengaku memang tidak menghadiri panggilan Bawaslu Bontang. Kata dia, pemanggilan tersebut terlalu dini. Apalagi mereka belum mempersiapkan diri untuk mengikuti pemanggilan itu.

Berita terkait : Tidak Terdaftar, Bawaslu Tegaskan Aktivitas LSI Denny di Bontang Ilegal

"Posisi kami sudah di Samarinda. Ada agenda di sana juga. Dan kami terima pemanggilan itu sekira 09.30," katanya melalu via telpon.

Terkait pembubaran, Fadhli menyambutnya dengan santai. Sejauh ini kata dia, kerja-kerja survei yang mereka lakukan di berbagai daerah, baru ini LSI Denny JA dibubarkan oleh pengawas pemilu.

"Baru kali ini terjadi. Dimana pun kita survei dan Konpers, tak ada pembubaran semacam itu. Mungkin ini aturan baru, kami akhirnya kaji lagi.. Kalau dulu kami survei, rilis baru daftar di quick count," jelasnya.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :