Pemerintah Kota Bontang melantik pejabat struktural mulai dari camat hingga lurah dalam mutasi yang digelar di Auditorium 3D, Selasa (21/4/2026), dengan sejumlah posisi strategis di tingkat kewilayahan mengalami perombakan.
EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang menggelar mutasi dan pelantikan pejabat struktural di Auditorium 3D, Jalan Awang Long, Selasa (21/4/2026) pagi. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Penyegaran birokrasi kali ini menyasar jabatan strategis di tingkat kewilayahan, mulai dari camat hingga lurah. Untuk posisi Camat Bontang Barat, Mustamin resmi dilantik menggantikan Ida Idris yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP).
Sementara itu, Ahmad Efa Yuliansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bontang Selatan, kini resmi dilantik sebagai camat definitif menggantikan Kamsal yang telah purna tugas sejak September 2025. Selain itu, rotasi juga menyentuh sepuluh jabatan lurah. Menariknya, komposisi pejabat kali ini didominasi oleh perempuan.
Sejumlah perubahan jabatan lurah di antaranya, Andriani Kasim kini menjabat Lurah Tanjung Laut. Di Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro menggantikan Ardiansyah yang kini bertugas sebagai Lurah Bontang Kuala.
Untuk Lurah Bontang Baru, Nur Huda menggantikan Bagus Susanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Seksi Ketertiban dan Ketenteraman di Kecamatan Bontang Utara.
Di Kelurahan Api-Api, Fahrizal menggantikan Hadha Sulistiyono. Sementara di Kelurahan Kanaan, Andriyana mengisi posisi yang sebelumnya dijabat Salmon Kanaan Payung Allo, yang kini bertugas sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Kawasan Perumahan.
Selanjutnya, jabatan Lurah Gunung Telihan kini diemban Telihan Meti Tandi menggantikan Mochammad Cholid Hanafi. Di Kelurahan Belimbing, posisi lurah dipercayakan kepada Andriyana menggantikan Dwi Andriyani.
Perubahan juga terjadi di Kelurahan Loktuan, di mana Sunyk Widiarih menggantikan Supriadi. Sementara jabatan Lurah Berebas Tengah yang sebelumnya kosong pascapensiun Malik pada April 2026 kini diisi oleh Hasmawi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. “Mutasi ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, dikutip media ini dari Bontang Post.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi di wilayah masing-masing agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. Hingga berita ini diterbitkan, prosesi pelantikan masih berlangsung.



