28 Oktober 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Opini : Beda Perlakuan DPRD Provinsi dan Daerah Sikapi Aksi Demo Tolak UU Cilaka


Opini : Beda Perlakuan DPRD Provinsi dan Daerah Sikapi Aksi Demo Tolak UU Cilaka
Intan Lemindo Utorowati, Mahasiswi IAIN Samarinda Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM - Setelah disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja atau Cipta Lapangan Kerja (Cilaka), banyak kontra dari seluruh masyarakat, sehingga Ribuan Mahasiswa di Kota Bontang melakukan Aksi Demo di gedung DPRD Bontang, dengan tujuan menyampaikan aspirasi dari masyarakat pada Kamis (8/10).

Aksi penolakan tersebut memiliki titik kumpul di sekretariat depan SMAN 1 Bontang. Ribuan Mahasiswa yang berasal dari Mahasiswa BEM STITEK, STIT Syam, STTIB dan Unijaya Bontang serta Organisasi Kemahasiswaan menuju ke gedung DPRD Bontang.

Baca juga : Kampanye Virtual di Tengah Pandemi : Merangkul Milenial, Salurkan Gagasan 

Dalam aksi tersebut, Mahasiswa dan aparat keamanan sempat saling dorong. Namun, semuanya bisa diatur dan tidak berlangsung lama. Kemudian peserta demo diundang memasuki gedung DPRD Bontang.

Di dalam gedung DPRD, salah satu peserta demo membawakan orasi untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan meminta agar dicabut kembali. Setelah mendengarkan orasi dari Mahasiswa, DPRD pun merespon baik dan siap menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut.

"Kami anggota DPRD, masing-masing Fraksi, Gerindra bersama Berkarya dan Annur. Siap bersama-sama menolak Undang-Undang Omnibus Law dan akan turun langsung bersama Mahasiswa hari Senin (12/10/2020)," Ucap Agus Hadi diikuti rekannya bergandengan tangan seraya mengucap janji.

Hal tersebut dilaporkan pada unggahan video Instagram @bontangterkini, dimana DPRD Bontang siap untuk menolak UU Omnibus Law. Pada Senin (12/10/2020), Mahasiswa turun ke jalan simpang 4 Ramayana dengan dihadiri ketua DPRD dan anggota DPRD Bontang.

Baca juga : Opini : Pemanfaatan Media Sosial di Tengah Pandemi

Dengan respon baik dari DPRD itu sendiri membuat Mahasiswa merasa simpati dan memutuskan memberikan hadiah tumpeng kepada DPRD Bontang pada hari dimana jatuhnya Ulang Tahun Bontang yang ke-21 tahun.

Di samping itu kita melihat bahwa DPRD daerah dan DPRD Provinsi itu berbeda. Dimana kita melihat DPRD Provinsi sangat sulit untuk ditemui, dan juga mereka pun tidak kunjung juga menampakkan diri untuk memberikan respon terkait masalah Omnibus Law ini. Sedangkan DPRD daerah, lebih mudah untuk bekerja sama dalam memberi penjelasan dan menerima untuk menolak UU Cipta Kerja tersebut.

Penulis : Intan Lemindo Utorowati (Mahasiswi IAIN Samarinda Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam)

Artikel di atas menjadi tanggung jawab penulis, bukan redaksi EKSPOSKaltim.com.

Reporter :     Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%50%50%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0