EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Sebanyak 1550 masker habis dibagikan Kelurahan Loktuan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Ahad (23/8/2020) kemarin. Mereka membagikan di tiga titik yakni lampu merah di jalan protokol Kelurahan Loktuan, pemukiman dan pasar.
Kegiatan yang bertajuk “PKK Kelurahan Loktuan Gebrak Masker" itu sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang mewabah saat ini.
Baca juga: Miliki 22 Poket Sabu, Pria Pengangguran di Bontang Diciduk Polisi
Ketua PKK Kelurahan Loktuan, Widiawati mengatakan, dalam masa pendemi saat ini, penggunaan masker wajib digunakan, agar tidak mudah terpapar virus mematikan tersebut.
Selain pembagian masker, pihaknya juga mensosialisasikan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.
“Ini sesuai intruksi PKK pusat, agar seluruh PKK se-Indonesia melakukan gerakan memakai masker bersama (Gebrak Masker) serta instruksi walikota tentang mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya, Senin (24/8/2020).
Dirinya menyebutkan pembagian masker ini didukung perusahaan yang ada di wilayah Loktuan yakni PT Pupuk Kaltim, PT KNI, PT KIE dan PT Black Bear Resources Indonesia Bontang.
“Terima kasih kepada yang mendukung kegiatan ini. Harapan kami semua bisa disiplin mematuhi protocol kesehatan yang barlaku,” imbuhnya.
Sementara itu, Lurah loktuan M Takwin mengklaim Kelurahan Loktuan melakukan pembagian masker terbanyak dalam gerakan gebrak masker serentak di Bontang.
Baca juga: Modus Membeli Rokok, Pemuda Bontang Ini Gasak Uang dan Perhiasan
Giat ini melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), forum RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan Karang Taruna Kelurahan Loktuan.
“Alhamdulillah semua respon baik, dan kita juga berikan edukasi kepada mereka tentang pentingnya disiplin terhadap protocol kesehatan. Nantinya program ini akan berkelanjutan,” terangnya. (adv)

