EKSPOSKALTIM.com, Bontang, - Belum lepas diingatan pada 2014 silam, di sungai dekat Gedung Aini Rasyifa. Air Merah menjadi tontonan semua warga Bontang. Bahkan jadi viral di media sosial (medsos) di tahun itu. Kini kejadian itu terulang lagi. Sekitar pukul 19.30 Wita, di Jalan Wr Supratman , Rabu (12/8/2020). Sontak, menjadi tontonan warga. Diduga ada warga yang melakukan pencucian drum tempat pewarna tersebut.
"Dulu pernah seperti ini. Mungkin ada yang cuci drum lagi," kata Muliawan salah satu warga sekitar.
Sebelumnya, kejadian air merah juga terjadi di aliran sungai Perumahan BTN KCY 2018 lalu. Kata muliawan, meskinya peristiwa seperti ini menjadi pelajaran. Bahkan ada sanksi kepada terduga yang melakukan pencemaran lingkungan. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
“Mestinya ada sanksilah. Biar mereka yang malakukan ini bisa jera,” kesalnya.
Baca Juga: Asik Bungkus Sabu, Dua Pria Dibekuk Polres Bontang
Terpisah, Kamarullah warga Jalan beringin, Kelurahan Berbas Tengah, mengaku, kaget. Bukan karna bunyi ledakan.Tetapi sekira pukul 18.00 wita melihat aliran parit yang berada didepan pencucian mobilnya tiba tiba merah.
Dikatakan Kamirullah, pernah melihat salah satu warga yang berseragam pekerja berbaju coklat sedang mencuci tandon cat. Berbentuk kotak.
"Pas saya tanya. Dia bilang gak berbahaya. Makanya dia cuci," kata Kamirullah saat menunjukkan tempat mencuci tandon itu.
Dia menyebut, tandon itu dibawa memakai gerobak. Ada empat tandon yang siap dicuci. Tetapi hanya satu yang sempat dicuci.
Lihat Juga: VIDEO: 14 Relawan Asal Bontang dan Samarinda Distribusikan Langsung Bantuan Kemanusian ke Masamba
"Mungkin dia mau jual. Makanya dia cuci. Hanya satu yang selesai. Air Jadi merah. Pas mw dicuci lagi saya hentikan,"terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan(P2KL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Syapriyansyah langsung melakukan peninjauan dilokasi itu. Dia mengatakan, hasilnya akan dilihat sekitar 2 hari lagi. Setelah diuji laboraturium.
"Nanti kita bandingkan air sudah tercampur warna dengan yang belum. Hasilnya bisa dilihat. Apakah ada bahan kimianya," sebutnya.

