PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

HARGA GULA NAIK HINGGA 37 PERSEN, PEMERINTAH DIMINTA TURUN TANGAN

Home Berita Harga Gula Naik Hingga 37 ...

HARGA GULA NAIK HINGGA 37 PERSEN, PEMERINTAH DIMINTA TURUN TANGAN
Supriadi sedang membungkus tepung terigu untuk dijajakan di lapak jualannya. (Eksposkaltim/Slamet Riyadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Harga komoditi gula pasir di sejumlah pasar tradisional Kota Bontang,  mengalami kenaikan drastis menjelang hari raya Idul Fitri  1437 Hijriah. Bahkan, peningkatan harganya mencapai 37 persen dari bulan Mei, sebelum memasukI bulan ramadhan.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Rawa Indah, Supriadi, mengatakan fenomena naiknya harga gula pada bulan puasa sudah biasa terjadi. Hanya saja, kata dia, pada tahun ini mengalami perbedaan, dimana naik secara signifikan.

“Gula naik mulai dari bulan lalu, tetapi naiknya kali ini secara bertahap. Saat menjelang puasa pertama, harga gula hanya Rp.11 ribu perkilonya. Sedangkan dipertengahan puasa, naik tapi tidak terlalu drastis dengan harga Rp 12 ribu perkilo. Saat ini lah yang paling signifikan kenaikannya, hingga mencapai Rp 18 ribu perkilonya,” kata Supri saat ditemui di Pasar Rawa Indah, Rabu (29/6/2016).

Kata dia, belum diketahui pasti penyebab kenaikan harga gula yang cukup signifikan saat ini. Namun menurutnya, kenaikan memang berasal langsung dari distributornya, dikarenakan permintaan yang meningkat.

“Bisa jadi karena kebutuhan yang tinggi menjelang hari raya ini,  yang membuat harga naik langsung dari distrbutornya,” ujarnya, sembari membungkus tepung di lapak dagangannya.

Lanjut dia, peningkatan harga gula juga dipicu dengan permintaan konsumen yang juga meningkat hingga 50 persen. Hal itulah yang menurutnya membuat harga dari distributor mengalami kenaikan.

“Pada hari biasa, satu karung gula dengan bobot 50 kilogram hanya 592 ribu,tetapi saat ini mencapai 810 ribu perkarung,” jelasnya saat ditanya disela-sela pekerjaannya.

Dia pun berharap, pemerintah bisa memperhatikan hal ini. Karena jika dibiarkan, pedagang juga akan keteteran dan berdampak pada keseimbangan harga.

“Semoga pemerintah dapat memperhatikan ini juga, dengan upaya-upaya mereka bisa menormalkan kembali harga gula dipasaran,” tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :