EKSPOSKALTIM.com, Bone - Ditargetkan sebanyak 300 ayam jago Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia akan berlaga di ajang kontes ayam yang digelar DPC Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) Kabupaten Bone.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PPAKN Bone, Andri, saat menggelar konferensi pers di Cafe 86, Jalan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (6/2/2020) sore.
Baca juga: Danyon Brimob Bone Cek Kesiapan Pasukan dan Alat, Siap Amankan Agenda Nasional
Kontes ayam jago ini akan dilaksanakan di Stadion Lapatau Bone, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone pada Sabtu 8 Februari 2020.
“Kalau peserta turnamen kami bisa pastikan bahwa sebanyak 16 (tim). Dimana turnamen ini terbagi 2 (dua). Ada istilah bintang 5 dan bintang 3,” terang Andri.
Tidak tanggung-tanggung, hadiah yang diperebutkan pun terbilang bergengsi. Pada kategori bintang 5, panitia menyiapkan 1 unit mobil, dan 3 unit motor pada kategori bintang 3.
Mengenai teknis pelaksanaannya, Andri menjelaskan, ayam jago akan diadu dalam sebuah ring, atau yang biasa dikenal dengan istilah sabung ayam. Namun bedanya kata Andri, pada event ini, setiap ayam yang beradu terlebih dahulu dipasangi sarung tinju.
“Ini untuk menghindari tindak penganiayaan binatang. Jadi persoalan menang kalahnya kita hitung berdasarkan point, mirip kayak pertandingan tinju. Kita batasi juga rondenya, sampai tiga air,” pungkasnya.
Baca juga: Peneliti China Identifikasi 30 Obat Potensial Tangani Virus Corona
Sementara itu, ketua panitia Rudi Hartajir menambahkan, tujuan pelaksanaan kontes ayam jago ini untuk mengikis anggapan masyarakat terkait sabung ayam yang identik dengan judi.
Dari itu kata Rudi, untuk meminimalisir adanya perjudian dalam kontes ayam ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Bone. Nantinya setiap ring arena sabung ayam akan diawasi satu anggota kepolisian.
“Kita siapkan sekitar 30 ring arena. Kita juga akan menyampaikan ke peserta bahwa bila ditemukan anggotanya terlibat perjudian, maka akan digugurkan, dan pelaku judi akan kita serahkan ke polisi,” tegasnya.

