09 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mahasiswa Minta DPRD Kaltim Suarakan Tolak Kenaikan Iuran BPJS


Mahasiswa Minta DPRD Kaltim Suarakan Tolak Kenaikan Iuran BPJS
Massa LMND menggelar orasi di depan kantor DPRD Kaltim, Samarinda, Senin (11/11). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Aksi Mahasiwa yang mengatasnamakan diri Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif (LMND) Kota Samarinda melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Kaltim, Senin (11/11). Mereka menyuarakan menolak rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai tahun depan.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa selama 30 menit, seluruh mahasiswa diterima Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub dan didampingi Wakil Ketua Komisi IV Ely Hartati Rasyid dan sejumlah staf Setwan.

Baca juga: Dampak Penutupan Sementara APT Pranoto, Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

Korlap Aksi Denny menuturkan pihaknya meminta sikap tegas dari DPRD Kaltim terkait kebijakan pemerintah pusat yang dinilai menyengsarakan masyarakat, yakni menaikan seratus persen iuran BPJS Kesehatan.

Padahal, menurutnya kenaikan tersebut tidak dibarengi dengan kenaikan taraf hidup masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Akibatnya, kenaikan dimaksud hanya menjadi beban khususnya kalangan kurang mampu.

Baca juga: Perbaikan Runway, Bandara APT Pranoto Rencana Bakal Ditutup 20 Hari

"Kami mendesak DPRD Kaltim untuk menolak dan mencabut Peraturan Presiden RI Nomor 75 Tahun 2019 terkait Perubahan Atas Perpres 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang intinya dengan jelas menyebutkan kenaikan iuran BPJS," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengaku mendukung terhadap apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi itu sesuai dengan tupoksi komisi IV.

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0