07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dewan Kaltim Usulkan APBD Lebih Transparan


Dewan Kaltim Usulkan APBD Lebih Transparan
Anggota DPRD Kaltim Rusman Yaqub. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim mengusulkan agar buku APBD dapat lebih transparan kepada publik atau masyarakat luas.

Sikap ini diusulkan oleh Anggota DPRD Kaltim Rusman Yaqub, saat membahas penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kaltim periode 2019-2024.

Baca juga: Polresta Samarinda Bongkar Penimbunan BBM Subsidi, Sita 2 Ton Solar

Menurutnya, transparansi anggaran dapat menjadi tertobosan bagi DPRD Kaltim periode saat ini, termasuk dengan Pemprov Kaltim.

“Ini menurut saya bisa jadi terobosan di periode ini. Yang selama ini kan kita tau, susah sekali masyarakat mengakses dokumen APBD, yang padahal itu dokumen publik,” katanya, belum lama ini.

Saat ini, kata dia, buku draf dokumen APBD seolah masih menjadi “barang langka” di tengah para elit kepada masyarakat luas. Masyarakat sulit melihat, apalagi membaca dokumen APBD.

Padahal, kata dia, dengan transparansi dokumen APBD, partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya roda pemerintahan, khususnya penganggaran dapat berjalan dengan baik.

Baca juga: Jual Sabu Demi Biaya Berobat Orang Tua, Pemuda Bontang Meringkuk di Penjara

“Tak hanya diupload di website, tapi kalau bisa juga disebarkan hard copynya kepada masyarakat, setiap instansi, kepala desa, lurah, bahkan di tempat keramaian,” ujar Wakil Ketua Pokja Tatib DPRD Kaltim ini.

Ia menjelaskan, keterbukaan dokumen APBD sudah dilakukan di beberapa daerah. Ia mengharapkan di Kaltim dapat mengadopsi hal serupa.

‘Saya harap, teman-teman DPRD ini mau memasukkan dalam tatib ini,” tandasnya.

Saat ini, DPRD Kalim tengah menyusun tatib periode 2019-2024, yang kemudian menetapkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0