07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Gubernur Isran Instruksikan Kepala Daerah Atasi Dampak Karhutla


Gubernur Isran Instruksikan Kepala Daerah Atasi Dampak Karhutla
Kondisi udara Kaltim yang diselimuti kabut asap. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor telah memerintah kepala daerah se Kaltim untuk sama-sama mengatasi dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kaltim.

Ia juga telah memerintahkan tim gabungan dari dinas terkait dibantu TNI dan Polri untuk memadamkan api.

Baca juga: DPRD Kaltim Kecewa, Tak Pernah Dilibatkan Dalam Persiapan Ibu Kota Negara

"Tim sedang melakukan pemadaman dan menghalau api agar tidak meluas,” ungkap Isran di Kantor Gubernur Kaltim, belum lama ini.

Isran menilai, kabut asap yang terjadi di Kaltim tak sepenuhnya berasal dari wilayah Kaltim. Meski di Balikpapan, Paser dan Kutai Timur ada beberapa hotspot yang terjadi.

Isran menyebut, kabut asap berasal juga dari provinsi tetangga, di Kalimantan yang membawa mengikuti arah angin dari barat laut. Meksi begitu ia memastikan kabut asap di Kaltim masih kategori aman.

"Masih aman. Tapi kami akan evaluasi terus. Apakah nanti ditetapkan gawat darurat atau enggak, kami masih menunggu,” tambah Isran.

Meski begitu, Karhutla yang bermunculan saat ini, kata Isran, merupakan proses alam yang tak bisa dihindari. "Seperti dulu ada api di tengah hutan. Lain disebabkan manusia. Artinya kejadian alam," imbuhnya.

Isran mengaku dari hasil pantauan sejauh ini, belum perlu menetapkan status darurat.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Kaltim Suyitno mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat gubernur kepada kepala daerah se- Kaltim terkait penanganan Karhutla. Kata dia, langkah itu dilakukan agar meminimalisir atau mencegah terjadinya kebakaran hutan di kabupaten dan kota.

"Antisipasi sudah kami lakukan. Menyurati para bupati dan walikota se Kaltim. Langkah ini juga sebagai antisipasi terjadinya musim kemarau," katanya.

Suyitno mengungkapkan surat tersebut tidak hanya ditujukan kepada kepala daerah. Tetapi para pengusaha di Kaltim, terutama pengusaha pertambangan, perkebunan dan kehutanan atau perkayuan.

Baca juga: Pimpinan DPRD Kaltim Terbentuk, Makmur HAPK Dipastikan Jabat Ketua

Terkait kondisi udara Kaltim yang diselimuti kabut asap pekat saat ini. Diharapkan masyarakat untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Saat ini kondisi kepekatan asap di udara mencapai 50-170 microgram.

"Kami berharap masyarakat menggunakan masker ketika keluar rumah. Apalagi berkendaraan roda dua. Terlebih kepada anak-anak agar kesehatan tetap terjaga," jelasnya.

Ia juga mengklaim, tim UPTD Laboratorium Kesehatan melakukan pengujian atau pengambilan air sample di udara depan Halaman Kantor Gubernur Kaltim. "Sejauh ini hasilnya masih aman," tandasnya. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0