17 November 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Peluang Terbuka, Koalisi PDIP - Gerindra di Pilkada Samarinda


Peluang Terbuka, Koalisi PDIP - Gerindra di Pilkada Samarinda
Tim Andi Harun mengambil secara resmi formulir pendaftaran penjaringan calon kepala daerah Pilkada Kota Samarinda di DPC PDIP Samarinda. (EKSPOSKaltim

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - PDIP Perjuangan dan Partai Gerindra berpeluang berkoalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Samarinda 2020 mendatang.

Ini setelah Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Andi Harun meminta restu PDIP untuk maju di Pilkada Samarinda, lewat mekanisme penjaringan. Diketahui, kedua partai ini berseberangan di tingkat pusat, bahkan pada Pilpres lalu.

Baca juga:Delapan Fraksi Terbentuk di DPRD Kaltim

Namun, beda dinamika politik pusat dengan daerah. Senin, (9/9/2019), tim Andi Harun yang juga Anggota DPRD Kaltim ini mengambil secara resmi formulir pendaftaran penjaringan calon kepala daerah Pilkada Kota Samarinda di DPC PDIP Samarinda.

Tim tersebut dipimpin oleh Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah. Kepada wartawan, Helmi mengaku diutus oleh Andi Harun untuk mengambil formulir guna maju dikontestasi Pilkada Samarinda.

"Kita diminta pak Andi Harun untuk mengambil formulir. Setelah ini kita akan memenuhi segala syaratnya. Kami akan koordinasikan dulu dengan pak Andi Harun. Beliau juga lagi sibuk. Kita akan konsolidasi dan sampaikan ke beliau. Paling tidak sebelum penutupan pengembalian formulir, kita sudah melengkapi syarat-syaratnya,” jelas Helmi.

Menurutnya, Andi Harun serius akan maju di Pilkada Samarinda mengincar kursi Walikota. Langkah mendaftar ke partai lain, karena syarat parlemen kursi partai Gerindra di DPRD Samarinda belum cukup untuk mengusung sendiri kadernya. Artinya dukungan partai Gerindra Samarinda saja bekum cukup untuk mengusung Andi Harun.

"Sekarang kita baru ke PDIP. Mungkin nanti ke partai lain. Kita akan kordinasikan dulu, sejauh ini baru PDIP," jelasnya.

Ia tak menampik, akan terjadi koalisi antara partai Gerindra dengan PDIP jika memang Andi Harun akan diusung. "Karena kita harus bermitra sebanyak-banyaknya dengan partai lain. Politik ini dinamis. Artinya selama kita bangun komunikasi, kalau orang kawin itu, sebelum jalur kuning melengkung, semua punya peluang yang sama untuk membangun koalisi,” katanya.

Ketua Tim Seleksi Pendaftaran DPC PDIP Samarinda, Ahmad Sofyan mengaku terbuka kemungkinan jika PDIP dan Gerindra berkoalisi di Pilkada Samarinda.

Baca juga: Peringati Hari Pelanggan, Pertamina Harap Bensin Eceran Ditertibkan

"Meski kita akui di pusat berbeda tapi jika punya semangat yang sama memajukan Kota Samarinda di Pilkada tidak masalah. Semua punya kemungkinan," ujarnya.

Ia pun mengapresiasi Andi Harun mau mendaftar lewat partainya. "Dia sangat layak, sebagai politisi senior dan pengalaman yang panjang, dan elektabilitasnya tinggi," sebutnya.

Hanya saja, ia menegaskan, semua calon berpeluang sama untuk mendapatkan rekomendasi diusung PDIP untuk Pilkada Samarinda. Hingga saat ini, sudah ada enam nama yang mengambil formulir calon kepala daeran di DPC PDIP Samarinda. Yaitu, Andi Harun, Meiliana, Ridwan Tassa, Edy Kurniawan, Apri Gunawan dan M Barkati.

"Hingga saat ini belum ada yang mengembalikan formulir, karena memang pengembalian formulir dijadwalkan tanggal 10 sampai 17 September. Yang sudah memastikan bakal mengembalikan baru dua, Pak Apri Gunawan dan Edy Kurniawan. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0