EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Wakil Wali Kota Bontang Najirah membuka kegiatan workshop kurikulum merdeka yang diselenggarakan IGTKI- PGRI dalam rangka hari jadi yang Ke-72.
Bertajuk “Bangkit Guruku, Maju Negeriku Menuju Generasi Emas Indonesia” acara tersebut digelar di Ruang Auditorium Taman 3 Dimensi, dengan diikuti puluhan guru TK se-Kota Bontang.
Disampaikan Wawali Najirah, para guru yang tergabung dalam IGTKI memiliki peran besar dalam mendidik anak sejak dini. Nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan pada anak sejak dini akan melekat dan cukup berpengaruh pada masa-masa selanjutnya.
Pada kesempatan itu, Najirah menyampaikan terima kasih, apresiasi, serta penghargaan setinggi-tingginya atas prestasi, dedikasi, tanggung jawab, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupan anak-anak di Kota Bontang.
Memasuki usia IGTKI yang semakin dewasa, Najirah berharap para guru semakin termotivasi dalam mengabdikan dirinya mendidik anak-anak, serta dapat terus berkarya di sektor pendidikan.
”Maju mundurnya sebuah bangsa sangat tergantung kepada kualitas sumber daya manusia. Dan salah satu penunjang SDM unggul yaitu dari pendidikan yang mumpuni,” ucap Najirah, Senin (13/06/2022).
Sebab itu, lanjut dia, pemerintah pada semua tingkatan, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sepakat untuk memperhatikan dunia pendidikan.
Najirah menambahkan, penyampaian materi pelajaran hanyalah merupakan salah satu dari berbagai kegiatan dalam belajar, sebagai suatu proses yang dinamis dalam segala fase dan perkembangan siswa.
Pendidikan pada anak TK harus terfokus pada anak yang berisikan program kegiatan pembelajaran kemampuan berkomunikasi yang melibatkan dunia anak dan sekitarnya.
Program kegiatan yang ditujukan kepada anak tentang penguasaan tugas-tugas perkembangan anak selama belajar di taman kanak-kanak.
Guru mempunyai tugas untuk mendorong, membimbing, dan memberi fasilitas belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan, guru mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi di dalam kelas untuk membantu proses perkembangan siswa.
Dengan adanya workshop ini, saya berharap seluruh peserta nantinya bisa mengaplikasikan kurikulum merdeka ini ke lembaga masing – masing,” tandasnya. (adv)

