EKSPOSKALTIM, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosial yang diselenggarakan Dinas Sosial dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Bontang.
Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosial penerima bantuan program penanganan fakir miskin perkotaan tersebut diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Rabu (5/10) pagi.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) se-Kota Bontang ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Neni. Ia menilai program ini cukup baik karena mengingat Kube di Kota Bontang memang masih membutuhkan pendampingan, sehingga program penangaan fakir miskin perkotaan ini bisa terwujud.
“Insya Allah Pemerintah kota Bontang akan terus mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan melalui Kube,” pungkasnya.
Tak lupa, Wali Kota yang akrab disapa bunda ini berpesan kepada seluruh anggota KUBE yang hadir untuk lebih meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam peningkatan produk.
Hal tersebut dimaksudkan agar KUBE dapat lebih meningkatkan penghasilan, serta dapat meminimalisir angka kemiskinan di Kota Bontang. Selain itu, dengan terus berinovasi menciptakan peluang usaha baru, dipercaya akan mendorong terwujudnya Bontang sebagai Creative City.
“Saya kira kegiatan ini sangat efektif sekali, karena melihat kelompok yang sudah ada banyak yang berhasil taraf hidupnya,” tukasnya.
Dalam kegiatan Bimtek ini diikuti sebanyak 300 orang perwakilan dari pengurus KUBE se-Kota Bontang, ditambah 150 orang pendamping Kube.
Kegiatan tersebut dihadiri pula sejumlah perwakilan dari Instansi atau Lembaga di Kota Bontang seperti Kementrian Agama, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ketua PKK Bontang Hafidah Basri Rase, Camat dan Lurah se-Kota Bontang. (ADV)

