PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Update Jatuhnya Heli TNI AD di Seruyan: 2 Gugur, 1 Kru Masih Dicari

Home Berita Update Jatuhnya Heli Tni ...

Pangdam XXII/Tambun Bungai mengonfirmasi 2 prajuritnya gugur dan 1 kru masih dalam pencarian.


Update Jatuhnya Heli TNI AD di Seruyan: 2 Gugur, 1 Kru Masih Dicari
Korban selamat heli jatuh di Seruyan dalam perawatan. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Seruyan - Dua personel dipastikan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan Helikopter MI-17V5 milik TNI AD yang jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (water bombing) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu malam.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengonfirmasi perkembangan terkini kondisi delapan awak helikopter ber-nomor registrasi HA-5235 tersebut saat meninjau para korban selamat di RSUD Kuala Pembuang bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

"Krunya ada delapan orang, lima orang sudah dirawat di sini, dua orang bisa dipastikan meninggal dunia, dan satu masih tahap pencarian," ungkap Mayjen TNI Zainul Arifin di RSUD Kuala Pembuang, Rabu malam (4/11/2026).

Mayjen Zainul menjelaskan bahwa helikopter jenis MI-17V5 tersebut sejatinya sedang mengemban tugas penanggulangan bencana karhutla melalui pemadaman udara di sekitar area Resor Telaga Pulang, TNTP.

Dalam penerbangan dari Palangka Raya menuju Seruyan, rombongan Pangdam, Gubernur, dan Kapolda sempat melakukan pemantauan udara secara langsung di lokasi jatuhnya helikopter di perairan Desa Sungai Perlu, sebelum berlanjut menjenguk para korban yang tengah mendapatkan perawatan medis.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya para prajurit saat bertugas menjaga benteng lingkungan hidup dari ancaman karhutla.

"Kami turut berduka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan bagi korban selamat yang sedang dalam perawatan medis bisa segera pulih," tutur Agustiar.

Senada, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan jajaran kepolisian diterjunkan penuh untuk menyokong proses pencarian satu kru yang belum ditemukan serta membantu percepatan penanganan evakuasi korban.

"Pada intinya saat ini kami membantu di dalam upaya evakuasi maupun pertolongan, karena selama ini dalam menangani karhutla kita selalu bergerak bersama-sama," tegas Kapolda.

Helikopter TNI AD jenis MI-17V5 bernomor registrasi HA-5235 mengalami kecelakaan di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026), saat menjalankan misi water bombing untuk pemadaman karhutla.

Helikopter yang bertolak dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB menuju Resor Telaga Pulang, Taman Nasional Tanjung Puting, dilaporkan mengalami gangguan teknis ketika mengambil air (water scooping).

Delapan personel berada di dalam helikopter dan harus dievakuasi tim gabungan. Dua kru lebih dahulu dievakuasi menggunakan helikopter Bell sekitar pukul 12.30 WIB dan dibawa ke RSUD Kuala Pembuang untuk mendapat penanganan medis, sedangkan enam lainnya masih dalam proses evakuasi melalui jalur udara dan laut. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :