PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tuntut Anak Didik Fasih Berbahasa Inggris, Disdik Bone Teken MoU dengan Briton

Home Berita Tuntut Anak Didik Fasih B ...

Tuntut Anak Didik Fasih Berbahasa Inggris, Disdik Bone Teken MoU dengan Briton
Penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan dan Briton Englis Education Bone. (EKSPOSKaltim/Abdullah)

EKSPOSKALTIM.com, Bone - Guna meningkatkan kemampuan berbahasa inggris peserta didik SD dan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menjalin kerjasama dengan Briton English Education Bone.

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin (25/2) siang, yang dihadiri ratusan kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bone.

Baca juga: Peringati HPSN 2019, Ratusan Orang di Bone Bahu Membahu Bersihkan Sampah

Ditandatangani Nursalam selaku perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, dan Mr Anbas selaku perwakilan Briton Englis Education Bone

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Nursalam menyampaikan bahwa di era globalisasi ini bahasa inggris menjadi penting. Contoh kecilnya, perangkat teknologi yang ada saat ini banyak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa default (standar).

“Baik itu handpohe, komputer dan sebagainya. Sehingga, anak-anak yang kita didik hari ini perlu kita motivasi untuk menguasai bahasa inggris,” kata Nursalam.

Kendati bahasa inggris masuk sebagai mata pelajaran, namun perlunya pengayaan bagi siswa mengenai metode dan substansi materi, menjadi pertimbangan sehingga kerjasama ini dilakukan.

Baca juga: Kapolres Bone: Tidak Taat Asas Pemilu Picu Gangguan Kantibmas

“Mungkin kita belajar bahasa inggris 6 tahun, tapi setelah 6 tahun belajar bahasa inggris, apakah kita bisa berbahasa inggris dengan baik? Belum tentu,” ujarnya.

Olehnya itu, lanjut Nursalam, perlu ada lembaga-lembaga yang bisa memotivasi peserta didik untuk belajar berbahasa inggris.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa nantinya yang diajarkan ke peserta didik hanya bahasa, bukan budaya atau kulturnya.

“Kita tidak ingin mengajarkan budaya barat, jangan sampai anak-anak diajar bahasa inggris jadinya ke barat-baratan. Kami berharap dia hanya menguasai bahasa, tetapi kultur dan budaya (Indonesia) tetap dipertahankan,” tegasnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :