EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Batik memberikan ciri khas setiap daerah di Indonesia. Kehadiran batik menjadi warna tersendiri bagi setiap penggunannya. Untuk itu, mengembangkan usaha bidang tersebut dapat meningkatkan perekonomian.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bontang Najirah saat menghadiri pembukaan pelatihan dan sertifikasi batik tulis di Yogyakarta, Senin (15/11/2021).
Baca juga : Dongkrak Potensi PAD, Wawali Najirah Buka Kegiatan Bimtek Bapenda
Dalam sambutannya, Najirah mengatakan, batik merupakan ciri khas indonesia, setiap daerah di Indonesia pasti memiliki ciri khas batik masing-masing. Apalagi Yogyakarta adalah kota yang sangat terkenal akan batiknya. Bahkan menemukan pembatik-pembatik handal dan berkualitas yang patut diserap ilmunya dari narasumber-narasumber di daerah tersebut.
“Melalui pelatihan ini sangat diharapkan para peserta pembatik Bontang dapat secara langsung menjadi perintis batik yang berkualitas di Indonesia ke depannya. Salah satunya dengan menciptakan desain motif batik khas Bontang yang akan menambah keanekaragaman motif dan corak batik Indonesia,” ungkapnya.
Dirinya menuturkan, ciri khas Bontang yakni batik burung kuntul dan ikan bawis. Kata dia, ke depannya akan memiliki ciri khas lain yang akan menambah daya tarik dan minat konsumen dalam hal ini pencinta batik di Indonesia.
Dia menyebut, pelatihan ini sangatlah penting untuk dapat diikuti, dalam rangka meningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku usaha mikro dan kecil, utamanya untuk para pengrajin batik Bontang.
“Saya sangat apresiasi karena pelatihan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah, yang tertuang dalam visi dan misi pembangunan Bontang yang lebih hebat dan beradab,” bebernya.
Lebih lanjut ia menambahkan, program ini sangat sinergis dengan misi Bontang yang harmoni melalui pemantapan sinergi dan kolaborasi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam pembangunan, serta masuk dalam program prioritas Bontang bangkit dalam pengembangan dan perlindungan UMKM.
Baca juga : Bentuk Protes, Warga Bontang Lestari Tanam Pohon di Badan Jalan
“Harapan saya agar para peserta pelatihan ini dapat membuat, berkreasi serta menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi dengan menggali berbagai potensi yang ada. Melalui ini para peserta supaya inovatif dalam berkarya dan berkreasi dalam penciptaan kesenian membatik di Kota Bontang di masa yang akan dating,” imbuhnya.
Untuk diketahui, pelatihan ini digelar selama tiga hari. Mulai 15-17 November 2021. Program tersebut digagas Pemkot Bontang melalui Dinas Koperasi,UMKM dan Perdagangan Bontang. (Adv)

