EKSPOSKALTIM.com- Masyarakat di Kabupaten Berau dan Kota Bontang masih membutuhkan perhatian lebih oleh pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusianto saat melakukan kunjungannya ke daerah Kec. Batu Putih Kabupaten Berau dan Kota Bontang dalam masa reses I tahun 2018.
“Banyak yang mengeluhkan soal jalan rusak kepada saya,” katanya kepada EKSPOSKaltim, Sabtu (17/2/2018).
Wakil Rakyat dapil Berau, Kutai Timur dan Bontang ini dalam masa reses kali ini mengunjungi masyarakat Kec Batu Putih, Kec Tali Sayan, serta Kec Biduk-biduk Kabupaten Berau. Masyarakat disana, kata Rusianto, mengeluhkan kondisi jalan antara Tanjung Redeb sampai Biduk-biduk.
Baca: Enam Pembantai Orangutan di Kutim Ditangkap, Pelaku Ternyata...
“Itu jalannya berlobang parah sekali. Dari Tanjung Redeb menuju Tali Sayan juga. Kita harap pemerintah dapat segera mengatasi persoalan ini,” ucap Politisi Partai Gerindra ini.
Tak hanya persoalan infrastruktur jalan, menurutnya, kebutuhan premari seperti penyediaan air bersih juga dirasakan oleh masyarakat di Kec Biduk-biduk. Termasuk di Kec Tali Sayan yang membutuhkan jaringan telekomunikasi.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusianto saat mendengar aspirasi masyarakat Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau.
“Sementara di Tali Sayan itu mereka meminta rambu-rambu lalu lintas di laut, karena mereka mayoritas adalah seorang nelayan. Ini sangat penting demi menjaga keselamatan di lokasi mata pencaharian mereka,” terangnya.
Baca: DPRD Kaltim Soroti Jalan Umum di Kukar Dijadikan Hauling Batu Bara
“Masalah jalan ini kita harap baik pemerintah provinsi dan kabupaten bisa memprioritaskan infrastruktur disana sesuai tanggung jawabnya. Jika itu jalan provinsi, provinsi harus memperbaiki. Juga dengan jalan kabupaten,” tambahnya.
Selain bersilaturahmi dan menyerap aspirasi di wilayah pesisir Rusianto juga mengunjungi masyarakat di Kec Bontang Utara. Kepada Rusianto, masyarakat disana meminta untuk pelebaran drainase, agar ketika musim penghujan tiba wilayah tersebut tidak terdampak musibah banjir.
Ia pun berharap dari hasil reses untuk menjaring aspirasi masyarakat tersebut dapat segera diperhatikan oleh pemilik kebijakan. “Dipembahasan (APBD) kita akan perjuangkan. Karena usulan dari masyarakat ini sangat penting untuk masukan masukan kepada pemerintah dari suara masyarakat,” tukasnya. (adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Wartawan Independen Bone Libatkan Ribuan Orang dalam Pelaksanaan Baksos
ekspos tv
VIDEO: VIDEO: Sabu Seberat 43,4 Gram Asal Kaltim Gagal Beredar di Bone
ekspos tv
VIDEO: Kisruh Pilkada Bone, Umar-Madeng Lapor KPU ke Polisi
ekspos tv

