EKSPOSKALTIM, Bontang- Ratusan Siswa-siswi SMK Putra Bangsa Kota Bontang, mengikuti Wisuda Angkatan XXIV tahun 2016. Yang digelar di Hotel Oak Tree, Jalan Arif Rahman Hakim KM 3, Kelurahan Loktuan, kecamatan Bontang Utara, Selasa (26/4/2016).
Dalam acara tersebut, Kepala Sekolah SMK Putra Bangsa, Jasman Jafar menyampaikan sambutannya kepada seluruh anak didiknya, sekaligus menyampaikan kata maafnya kepada seluruh Orang Tua murid, jika selama ini dalam mendidik Siswa-siswinya ada kesalahan.
“setelah kalian lulus nanti, yang mau lanjut kuliah silahkan, yang mau bekerja silahkan, dan yang mau buka usaha juga silahkan. Tapi saya tidak mau mendengar setelah kalian lulus ada yang mau jadi pengangguran,” Kata Jasman.
Selain itu, dalam sambutannya, dia juga mengungkapkan bahwa, di tahun 2016 ini sebanyak 137 Siswa-siswi yang telah mengikuti Unjian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dari ke-137 Siswa-Siswi yang mengikuti UNBK tersebut yakni dari Jurusan Akuntansi 51 orang, Jurusan Perbankan 22 orang, Jurusan Teknik Sepeda Motor 14 orang, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan sebanyak 44 orang.
“Total yang mengikuti UNBK tahun ini137 siswa-siswi, untuk tahun berikutnya, kita menargetkan akan bertambah hingga 200 lagi yang akan mengikuti UNBK,” Ucapnya.
Untuk Itu Jasman juga berharap kepada Pemerintah Kota Bontang, untuk membantu dalam hal penambahan Unit Komputer yang akan di gunakan peserta UNBK selanjutnya.
“pada tahun 2017 yang akan datang, kami akan mengikutkan sekitar dua ratus lebih di UNBK, untuk itu kami berharap kepada Pemerintah untuk dapat membantu dalam Penambahan Unit computer,” harapnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, dalam acara tersebut mengatakan, agar Siswa-Siswi Kota Bontang yang telah lulus, nantinya bisa memanfaatkan perusahaan-perusahan yang ada di Kota Bontang, untuk bisa ikut serta bekerja dalam perusahaan tersebut. Karena kata Basri, ada banyak peluang dan potensi yang dimiliki oleh Para Siswa-Siswi di Kota Bontang.
“Jangan sampai setelah kalian lulus nanti, hanya bisa jadi penonton di dalam daerah sendiri, saya tidak ingin kalian seperti itu, karena kalian juga punya potensi yang cukup besar,” Ujar Basri.
Disisi lain, Basri Rase juga menyampaikan sekaligus menyinggung Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang mengenai Beasiswa cemerlang, untuk para Siswa-Siswi tingkat Sekolah Dasar (SD), tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
“Kemarin saya datangi pak Dasuki dan menanyakan soal Beasiswa Cemerlang. Tapi Dasuki mengatakan, Beasiswa Cemerlang bukan bagian saya. Terus saya tanyakan ke Sekda, Justru sekda mengatakan bahwa, ini urusan Dinas Pendidikan. Apakah saya sendiri yang harus mengurus semua itu, Kalau Dinas Pendidikan dan Sekda tidak bisa mengurusi Beasiswa Cemerlang ini, silahkan mundur saja dari jabatan masing-masing,” Tegasnya.

