Untuk kesembilan kali berturut-turut, Pupuk Kaltim meraih PROPER Emas, memperkuat posisi sebagai perusahaan dengan kinerja lingkungan unggul.
EKSPOSKALTIM - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan capaian dalam keberlanjutan dengan meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Penghargaan ini menjadi yang ke-9 kali berturut-turut diraih Pupuk Kaltim, sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal dalam acara penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (7/4).
Gusrizal menyampaikan capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip beyond compliance, yakni tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
“Capaian ini mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim untuk melampaui kepatuhan terhadap regulasi, dengan menghadirkan berbagai inovasi yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan ini didukung berbagai inovasi sepanjang 2025, baik dalam aspek sosial, eco-inovasi, maupun penerapan ekonomi karbon. Pupuk Kaltim secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis, termasuk melalui efisiensi operasional dan pengembangan produk ramah lingkungan.
Pada aspek inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi) yang mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan energi terbarukan dalam satu kawasan terpadu.
Perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pengasuhan anak dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah operasional.
Di sisi lingkungan, Pupuk Kaltim memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste yang mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Inisiatif ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah.
Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK), antara lain melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah merealisasikan PLTS tahap 1 pada 2022 berkapasitas 1,2 Megawatt (MW) dan tahap 2 pada 2024 berkapasitas 2,6 MW.
Ke depan, perusahaan merencanakan pembangunan PLTS berkapasitas 2,3 MW pada 2026 serta kerja sama pemanfaatan CO? sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi dan penguatan komitmen menuju perusahaan rendah karbon.
Di sisi operasional, Pupuk Kaltim juga terus meningkatkan efisiensi melalui berbagai inisiatif, termasuk revamping Ammonia Pabrik-2, serta hilirisasi dan diversifikasi produk seperti pengembangan pabrik soda ash.
“Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus memperkuat implementasi program keberlanjutan melalui inovasi sosial, eco-inovasi, serta pengembangan energi terbarukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Gusrizal.
PROPER merupakan program penilaian dan penghargaan dari pemerintah melalui KLH/BPLH untuk mengukur kepatuhan, kinerja, dan inovasi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan serta dampaknya terhadap masyarakat. PROPER Emas merupakan kategori tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan unggul, patuh terhadap regulasi, serta konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.


