PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

55 Lansia Bontang Dapatkan Bansos Terencana Pemprov

Home Berita 55 Lansia Bontang Dapatka ...

55 Lansia Bontang Dapatkan Bansos Terencana Pemprov
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menyalurkan bantuan ke salah satu lansia. Foto: Ist

EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebanyak 55 warga Lanjut Usia (Lansia) Kota Bontang mendapatkan bantuan sosial (Bansos) terencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Para lansia menerima bantuan sembako, popok, kasur, bantal sesuai dengan kebutuhan khusus lainnya yang telah didata oleh yayasan Pandu Qolby.

Wali Kota, Neni Moerniaeni menyampaikan program ini telah berjalan hampir 1 dekade di Kota Bontang. Meskipun kondisi anggaran daerah sedang diuji mengalami penurunan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus berbagi melalui program sosial.

“Alhamdulillah sudah berlangsung sejak tahun 2017 awal mula periode kepemimpinan saya. Saat ini memang beban anggaran pemerintah daerah cukup berat menghadapi dinamika APBD. Namun, untuk kesejahteraan masyarakat, pelayanan dasar tidak boleh berhenti. Kami akan terus berkolaborasi dengan provinsi,” ungkapnya.

Ketua Ika Unair sekaligus Direktur RSUD Bontang, dr. Suhardi, menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bentuk dedikasi nyata para alumni dalam mendukung program perlindungan sosial dan kesehatan. Kegiatan ini turut disertai dengan pengecekan kesehatan dan edukasi akan pentingnya melatih fisik secara ringan dari rumah agar massa otot tidak menyusut di usia senja.

Neni Moerniaeni juga menegaskan bahwa Pemkot Bontang akan terus mengawal program-program pro lansia. Jika para lansia berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan, petugas puskemas akan melakukan kunjungan kerumah warga demi pengoptimalan pelayanan kesehatan pada lansia.

“Bagi warga yang kondisinya bedridden atau yang hanya bisa berbaring di tempat tidur karena stroke atau lumpuh, kita berikan kasur khusus agar tidak lecet badannya. Nanti petugas home care dari Puskesmas akan rutin datang memeriksa keadaan Bapak Ibu ke rumah,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan program bantuan sosial seperti bantuan tunai langsung maupun jaminan perlindungan sosial lainnya telah di formulasikan dan tereksekusi di dalam APBD Kota Bontang. Salah satu bentuk bantuan yakni diperuntukkan kepada anak-anak disabilitas dan warga lansia dari keluarga tidak mampu sebesar Rp300.000 per bulannya.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Bontang juga memiliki program "Tengok Tetangga" yang kini sudah berbasis aplikasi, dibantu oleh para kader di lapangan,”jelasnya.

“Para kader ini kami berikan insentif tiap bulan sebesar Rp1.000.000 agar mereka bersemangat memonitor kondisi sosial dan kesehatan warga lewat jurnal laporan mereka,” tambah Neni.

Selain itu, Pemkot juga memiliki perhatian khusus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyasar pada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan ibu hamil yang status kesehatannya dalam kondisi darurat. Secara khusus petugas dilapangan akan melakukan pengantaran makanan ke rumah penerima manfaat. “Makanannya nanti langsung diantar oleh petugas ke rumah masing-masing. Ini adalah program kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kota, Provinsi, dan Pusat,” jelasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :