PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pinta Keluarga Juwita, Wartawati yang Dihabisi Prajurit TNI AL

Home Berita Pinta Keluarga Juwita, Wa ...

Pinta Keluarga Juwita, Wartawati yang Dihabisi Prajurit TNI AL
Kasus pembunuhan wartawati Juwita masih menyisakan banyak misteri. Foto: Instagram

EKSPOSKALTIM, Jakarta – Keluarga Juwita, wartawati yang tewas secara tragis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mendesak agar kasus pembunuhan ini diusut tuntas tanpa ada yang ditutupi.

"Harapan kami sekeluarga, pokoknya dibuka selebar-lebarnya sampai tuntas. Jangan ada yang ditutupi," ujar kakak kandung Juwita, Supraja Ardinata, kepada wartawan, Kamis (27/3) dini hari.

Misteri kematian Juwita akhirnya terungkap. Dia ternyata dibunuh oleh seorang prajurit TNI Angkatan Laut berinisial J, yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur. Pelaku berpangkat Kelasi Satu.

Supraja datang ke Polres Banjarbaru pada Rabu (26/3) malam untuk memberikan keterangan tambahan. Keluarga pun menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. "Kita tunggu saja hasil penyelidikan," tambahnya.

Desakan Transparansi dan Keterlibatan Pihak Independen

Kasus ini mendapat perhatian dari eks anggota Komnas HAM, Hairansyah. Ia menegaskan, penyelidikan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, terlebih karena korban adalah seorang jurnalis.

"Mengingat korban adalah wartawati, perlu ditelusuri apakah pembunuhan ini terkait dengan pemberitaan yang sedang atau pernah diliputnya. Ini menyangkut kebebasan pers dan keselamatan jurnalis," ujar Hairansyah, Rabu (26/3/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya pelibatan pihak independen, terutama dari kalangan jurnalis, dalam proses penyelidikan.

"Karena pelaku adalah anggota TNI aktif, Pomal seharusnya melibatkan pihak independen agar penyelidikan transparan dan dipercaya publik," tegasnya.

Menurutnya, jika terbukti bersalah, hukuman terhadap pelaku harus maksimal, bahkan dengan pemberatan. "Sebagai anggota militer, dia seharusnya bisa menahan diri dari tindakan kriminal seperti ini," tambahnya.

Kematian Janggal yang Terkuak Fakta Baru

Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, berbagai kejanggalan muncul. Ia mengalami luka di dagu, lebam di punggung dan leher. Dompet serta ponselnya hilang, tetapi motornya masih di lokasi.

Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3). Ia masih mengenakan helm, sementara motornya terperosok ke semak-semak. Warga yang menemukan jasadnya segera membawanya ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Yang semakin mencurigakan, pagi itu Juwita berpamitan pergi ke Guntung Payung, tetapi siangnya ditemukan tak bernyawa di Gunung Kupang.

Terungkapnya pelaku bermula dari penyelidikan polisi terhadap barang bukti yang tersisa. HP dan dompet korban hilang, tetapi petunjuk muncul dari laptopnya. Dalam percakapan terakhir, kekasihnya mengajaknya bertemu, bahkan sempat mengirim petunjuk arah sebelum insiden terjadi.

Tragisnya, Juwita sejatinya akan menikah pada Mei 2025. Namun, takdir berkata lain. Kini, keluarga dan publik menanti keadilan bagi jurnalis muda ini.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :