EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Bank Indonesia (BI) perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat, sebanyak 46 ribu kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) telah ditukarkan kepada nasabah di masing-masing perbankan di Kaltim.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Kaltim M Nur saat menghadiri launching dan kampanye program GPN, di GOR Segiri, Samarinda, Minggu (21/10/2018).
Baca juga: Pileg 2019 Gunakan Metode Sainte Lague, Caleg dan Partai Harus Kompak
Acara tersebut merupakan bagian dari kampanye secara nasional di 11 provinsi selama enam hari, dari 21 hingga 26 Oktober 2018. Acara ini dirangkai dengan kegiatan fun run serta zumba yang diikuti seluruh perwakilan karyawan perbankan hingga masyarakat di Kota Samarinda.
Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim M Nur mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian yang telah dilakukan sejak launching pada Mei 2018 lalu.
Kartu GPN, kata dia, adalah suatu sistem yang mengintegrasikan transaksi antar bank. GPN memudahkan masyarakat jika ingin melakukan transaksi pembayaran non tunai menggunakan kartu debit di toko atau merchant.
Setiap bank yang beroperasi di Indonesia wajib mengadopsi sistem GPN dan merilis kartu debit GPN berlogo garuda. Kartu debit GPN bisa digunakan di seluruh mesin electronic data capture (EDC).
Menurut dia, kehadiran GPN bisa memperluas layanan akses layanan sistem pembayaran melalui peningkatan interkoneksi dan interoperabilitas. Selain itu GPN juga bisa mendorong perluasan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan pengembangan perdagangan nasional berbasis elektronik.
“Launching yang digelar selama enam hari diharapkan bisa mencapai 10 ribu penukaran kartu GPN baru. Saat ini sudah ada 46 ribu penukaran nasabah di seluruh bank di Kaltim. Saya harap, masyarakat dapat memanfaatkan masa enam hari ini untuk penukaran kartu edisi perbankan milik mereka atau ATM ke kartu GPN,” terangnya.
Baca juga: Pembangunan SPN Kaltim Butuh Dukungan Anggaran Kabupaten Kota
Dalam acara tersebut, hadir Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi. Menurut wagub, manfaat dari GPN ini diharapkan mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan rakyat di Kaltim.
“Pemprov Kaltim mengapresiasi program GPN ini. Melalui program ini akan ada efisiensi bagi para nasabah perbankan dan memudahkan nasabah melakukan transaksi,” kata Hadi Mulyadi usai launching kampanye program GPN di Kaltim.
Dengan hadirnya GPN, ia mengajak kepada masyarakat agar meningkatkan transaksi non tunai. Ia meminta, kepada seluruh perbankan dapat menyesuaikan program ini. "Yang jelas, saat ini program tersebut sudah berjalan. Tetapi, baru ini dilaksanakan launchingnya hari ini,” tandasnya. (*)
Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI
ekspos tv

