EKSPOSKALTIM, Bontang – Aksi balap liar semakin marak terjadi saat bulan suci Ramadan tiba. Anggota Komisi III DPRD Bontang Rusli Ali NT melihat, puluhan kendaraan yang diamankan di Satuan Lalu Lintas Polres Bontang pada pekan pertama ini menjadi salah satu indikatornya.
Terkait hal ini, Pembina All Bikers Bontang ini memastikan jika joki balap liar bukan berasal dari komunitas yang dibinanya. Diketahui All Bikers merupakan sekumpulan komunitas motor yang resmi terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Terbentuk sejak 2015, sejauh ini sudah 30 lebih beragam jenis komunitas motor yang terhimpun di dalamnya. “Saya bisa pastikan pelaku balap liar ini adalah anak motor (amor) yang bukan berasal dari komunitas resmi. Kalau di kita (All Biker, red) punya aturan yang sangat ketat yang wajib dipatuhi,” tegasnya, Rabu (31/5) malam.
Lebih lanjut, kata Rusli, sebagian besar kendaraan yang diamankan tak memiliki kelengkapan kendaraan pada umumnya, seperti plat nomor kendaraan, spion dan warna kendaraan yang sudah tak orisinal. “Sudah pasti bukan anggota kita itu,” jelas wakil rakyat yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup ini.
Dari analisisnya, para joki liar didominasi anak yang masih remaja dan di bawah umur yang sudah tentu tak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). “Anggota kami sudah pasti memiliki SIM. Selain itu, kelengkapan kendaraan dan juga tidak memodifikasi kendaraan diluar dari apa yang sudah ditetapkan dalam surat-surat kendaraan,” terang politisi asal Partai Hanura itu.
Rusli menambahkan, pihaknya memastikan akan terus bersinergi dengan petugas dalam membantu menciptakan ketertiban dan keamanan lalu lintas.

