PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

PEMAPARAN RITA TENTANG EIFAF DI KEMENTERIAN PARIWISATA

Home Berita Pemaparan Rita Tentang E ...

PEMAPARAN RITA TENTANG  EIFAF DI KEMENTERIAN PARIWISATA
Bupati Kukar Rita Widyasari memberikan cendramata kepada Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Putu Ngurah. (dok.humas kukar)

EKSPOSKALTIM, Tenggarong- Segala cara dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk lebih menggaungkan even budaya Erau adat Kutai dan International Folk Art Festival (EIFAF). Salah satunya dengan melakukan press conference EIFAF oleh Bupati Kukar Rita Widyasari didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar Sri Wahyuni, dihadapan Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Putu Ngurah di Kementerian Pariwisata, Jumat (12/8/2016) lalu.

EIFAF sendiri dilaksanakan pada Tanggal 20-28 Agustus 2016 akan datang, dengan tema melalui Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival, kita junjung budaya daerah dalam pergaulan budaya antara bangsa guna meningkatkan pariwisata daerah dan nasional.

Dalam press conferencenya Rita Widyasari menjelaskan tentang Erau Adat Kutai itu sendiri yang merupakan upacara adat di lingkungan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Prosesi upacara Erau bermula dari kerajaan Kutai di kutai Lama pada abad 13, yakni pada perayaan Tijak Tanah Raja Kutai dan pengangkatan raja pertama kerajaan Kutai yakni Aji Batara Agung Dewa Sakti, selanjutnya Erau dilaksanakan pada penobatan raja dan putra mahkota, pemberian gelar kepada mereka yang telah berjasa bagi kemajuan kerajaan, serta peristiwa penting lainnya di lingkungan kerajaan.

Dalam perkembangannya, upacara Erau kemudian dikemas bersama seni budaya nusantara dan mancanegara, dan dikenal dengan sebutan  EIFAF. Menurut Rita EIFAF merupakan perpaduan antara tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang sudah ada sejak jaman dulu dan masih tetap terjaga sampai saat ini,  dengan budaya nusantara dan  mancanegara yang dikemas dalam International Folk Art Festival. 

Dalam penyelenggaran Erau Adat Kutai dan 4 th International Folk Art Festival akan dimeriahkan dengan delegasi kesenian dari 9 negara, 10 group dengan jumlah 218 orang,  yang termasuk anggota CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts). Adapun 9 negara tersebut yaitu Amerika Serikat (Idaho), Lithuania, Estonia, Bulgaria, Kanada, Polandia, Rumania, Rusia dan Taiwan.

Selain duta seni mancanegara, dari nusantara ada kebudayaan Kutai Kartanegara, Sleman, Gunung Kidul, Kabupaten Bandung, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Penajam Paser Utara  yang siap disuguhkan.

Selain pertunjukkan seni selama EIFAF berlangsung juga berbagai atraksi diantaranya lomba permainan tradisonal Kutai seperti belogo, begasing dan bakiak, lmba olahraga tradisonal seperti gubang lunas dan perahu naga, Erau Expo dan Bazar, Berseprah (makan duduk bersela), serta Festival Kuliner.

“EIFAF merupakan salah satu jendela dunia untuk mengenal Indonesia dan Kukar. Para seniman kesenian rakyat dari berbagai belahan dunia mengenal Indonesia melalui upacara adat Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, mengenal sejarah Kutai sebagai pusat kerajaan Hindu tertua abad 4 di tanah air, serta mengenal seni budaya khas daerah Kukar sebagai bagian dari aset budaya nasional,” kata Rita.

Ditanya tentang persiapan, terutama dalam menyambut delegasi kesenian dari mancanegara, Rita menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan akomodasi penginapan di tiga hotel bintang 3, sedangkan untuk delegasi nusantara akan menempati hotel bintang 1 dan melati. Sedangkan berkenaan dengan sarana transportasi, Pemerintah Kukar melalui Disbudpar telah bekerjasama dengan travel yang ada di Tenggarong sebagai penyedia alat transportasi seperti mobil untuk disewa.

“Kukar siap menerima tamu dari mancanegara dan nusantara. Perlu dicatat kedatangan delegasi kesenian dari mancanegara ke Kukar menggunakan biaya transportasi sendiri, Kukar hanya menjamin akomodasinya saja, dan ada 50 hotel yang berdiri di Kukar,” ujarnya.

Untuk diketahui, semua informasi berkenanaan dengan pelaksanaan EIFAF dapat mendatangi Sekretariat EIFAF di Jam Bentong Jalan Wolter Monginsi di Tenggarong. (humas kukar)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :