EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Pelaksanaan Festival Hari Anak Nasional (FHAN) Kota Bontang terancam tidak terealisasi. Hal ini disebabkan belum meredahnya wabah corona virus disease (Covid-19).
Meski demikian, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bakhtiar Mabe menyampaikan, persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan. Paling tidak, setelah corona pulih FHAN 2020 bisa dilaksanakan.
Tonton juga video: Kelurahan Guntung Bagikan Ratusan Masker Dan Susu Kemasan
"Belum ada kepastian, apakah ditunda atau atau tetap dilaksanakan. Kita tunggu kondisi yang membaik, semoga corona segera berlalu," ucapnya, Minggu (10/05).
Ia menjelaskan, adanya Covid-19 ini tidak hanya satu dua agenda yang terbengkalai. Namun masih banyak kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa turut terancam ditiadakan tahun ini, seperti Harganas, Jambore dan lainnya.
"Kalau kondisi sudah membaik, tentu kegiatan yang sudah ditetapkan sejak awal tahun akan dilaksanakan," tuturnya. FHAN pertama kali dilaksanakan 2019 lalu untuk memperingati Hari Anak Nasional.
Baca juga: Sebanyak 50 Warga Lansia Bontang Terima Santunan Rp 2,7 Juta
Tujuan dari kegiatan tersebut yang diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian kesadaran dan peran aktif setiap individu hingga lembaga dan media untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas.
Bakhtiar Mabe menghimbau, agar penyebaran corona segera berlalu tentu dibutuhkan kerja sama semua pihak. Baik pemerintah maupun masyarakat. Sehingga kegiatan maupun aktivitas bisa dilakukan seperti biasanya.
"Protokol dari pemerintah harus dilaksanakan. Ini upaya untuk melawan pandemi. Saya harap kita semua bisa bekerjasama," imbuhnya.(adv)

