EKSPOSKALTIM, Bontang- Pasar Bontang Lestari yang terletak di jalan Moeh Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang. Merupakan pusat jantung ekonomi untuk para pedagang setempat, meski pasar tradisional ini tidak seramai pasar pada umumnya.
Menurut penuturan salah satu pedagang yang hampir setahun berjualan dipasar ini Sudirman As. meungkapkan bahwa, kendati pasar ini masih tergolong sepi dari pengunjung, namun kata dia, pasar tersebut tetap dibutuhkan oleh warga setempat. Dan dia pun yakin kedepannya pasar ini akan terus berkembang.
“Selain warga, biasanya pegawai pemerintahan saat pulang kerja mampir untuk belanja disini,” Ujar dia saat ditemui eksposkaltim dilapaknya, Rabu pagi (5/4/2016).
Karena pasar ini masih dikelola oleh pihak swasta, lanjut dia, sehingga para pedagang dipasar ini wajib membayar uang sewa lapak sebesar Rp. 10.000 per harinya, hal ini sudah termasuk biaya pemakaian air dan listrik.
”Kami disini masih menyewa lapak karena pasar ini masih dikelola oleh perorangan. Meskipun menyewa, tetapi penghasilan kami masih mampu untuk memenuhi biaya sewa, karena biaya sewa lumayan murah,” Pungkasnya.
Disinggung soal penghasilan harian, ia mengatakan bahwa pendapatan setiap harinya tidak menentu, tergantung ramainya para pembeli yang datang.
“Untuk pendapatan bersih perhari biasanya kita dapat Rp.100.000 sampai Rp.150.000 per hari.” Jelasnya.
Dirman pun berharap semoga dengan kepemimpinan baru ini, pemerintah dapat membangunkan pasar resmi untuk para pedagang yang ada di daerah Bontang Lestari ini.
Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga, warga perumahan pama RT 3 Kelurahan Bontang Lestari, Nurazizah mengakui bahwa dirinya menjadikan Pasar Bontang Lestari sebagai tempat tujuannya dalam berbelanja. Ia juga mengaku kalau kebutuhan sembako yang dijajakan ditempat itu lumayan lengkap.
“Dulu saya sering belanja sayuran di pedagang keliling yang menggunakan motor. Tapi sekarang, kalau saya mau beli sayuran, langsung aja datang kesini, soalnya disini lumayan lengkap kok,” Ujar Nur yang mengaku baru setahun pindah diwilayah Bontang Lestari.

