PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Panduan Lengkap Mudik dan Liburan Sehat bersama Anak

Home Berita Panduan Lengkap Mudik Dan ...

Ikatan Dokter Anak Indonesiamengingatkan orang tua untuk memprioritaskan vaksinasi anak serta keselamatan berkendara menjelang arus mudik dan libur panjang agar perjalanan keluarga tetap aman dan sehat.


Panduan Lengkap Mudik dan Liburan Sehat bersama Anak
ILUSTRASI mudik. Foto: Kompas

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Menjelang periode mudik dan libur panjang, Ikatan Dokter Anak Indonesia (Ikatan Dokter Anak Indonesia) merilis panduan bagi keluarga yang akan bepergian bersama anak. Rekomendasi tersebut mencakup langkah perlindungan kesehatan dari penyakit menular hingga pedoman keselamatan selama perjalanan.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menekankan bahwa langkah paling penting sebelum melakukan perjalanan jauh adalah memastikan status imunisasi anak telah lengkap.

“Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat bagi anak. Langkah paling krusial sebelum mudik adalah memastikan imunisasi anak lengkap, terutama vaksin MR atau MMR,” ujar Piprim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/3). 

Ia menjelaskan bahwa imunisasi dua dosis terbukti efektif mencegah penularan campak, penyakit yang sangat mudah menyebar dan bahkan lebih menular dibandingkan influenza. Dengan imunisasi lengkap, perlindungan anak menjadi lebih optimal selama perjalanan.

Selain vaksinasi, IDAI juga mengimbau orang tua tetap menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan. Langkah yang disarankan antara lain menghindari kerumunan, menjaga kebersihan tangan dengan sabun atau pembersih tangan, serta menerapkan etika batuk dan penggunaan masker di ruang publik atau transportasi umum.

Orang tua juga disarankan tidak berbagi barang pribadi seperti alat makan, botol minum, atau handuk untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

Dalam memilih destinasi liburan, Piprim menyarankan keluarga mempertimbangkan tempat yang lebih aman bagi anak, seperti museum, pusat sains, perpustakaan anak, atau taman bermain dalam ruangan. Selain menghindari paparan hujan, lokasi tersebut dinilai lebih terkontrol dari sisi keramaian.

“Orang tua juga perlu memantau prakiraan cuaca, memastikan kondisi anak dalam keadaan sehat sebelum berangkat, serta menyiapkan aktivitas alternatif jika cuaca tidak mendukung,” katanya.

IDAI turut mengingatkan pentingnya membawa perlengkapan darurat selama perjalanan, antara lain kotak pertolongan pertama yang berisi obat penurun demam, obat antimabuk, oralit, plester, dan termometer. Dokumen penting seperti kartu identitas anak, tiket perjalanan, hingga daftar nomor darurat rumah sakit di sepanjang jalur perjalanan juga disarankan untuk dipersiapkan.

Selain kesehatan, IDAI menekankan aspek keselamatan berkendara sebagai faktor penting saat mudik bersama anak.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI Hikari Ambara Sjakti mengatakan perlindungan anak selama perjalanan harus dimulai dengan penggunaan perlengkapan keselamatan yang sesuai.

“Keselamatan anak di jalan adalah tanggung jawab orang tua. Penggunaan car seat maupun sabuk pengaman tidak boleh dianggap sepele,” ujar Hikari.

IDAI merekomendasikan bayi hingga usia dua tahun menggunakan kursi khusus bayi menghadap ke belakang di kursi belakang kendaraan. Anak usia dua hingga lima tahun menggunakan kursi khusus menghadap ke depan, sementara anak di atas lima tahun disarankan memakai booster seat hingga sabuk pengaman dapat terpasang dengan benar.

Anak berusia di bawah 12 tahun juga disarankan tetap duduk di kursi belakang untuk perlindungan optimal, dan orang tua diingatkan untuk tidak memangku anak saat berkendara.

Untuk kendaraan roda dua, IDAI menegaskan anak di bawah usia enam tahun tidak diperkenankan menjadi penumpang sepeda motor. Anak yang sudah cukup usia wajib menggunakan helm berstandar SNI dan duduk di belakang pengendara.

Selain itu, pengemudi juga harus memastikan kondisi fisik tetap prima, tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau obat yang menyebabkan kantuk, serta beristirahat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan jauh.

IDAI menilai dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik bersama anak dapat berlangsung aman sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi keluarga.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :