Selain menyuguhkan pemandangan perbukitan hijau Negeri Jahetan Layar dan aktivitas berburu udang galah di Sungai Cole', Desa Kutai Lama menyajikan destinasi ziarah bersejarah yang didorong untuk makin masif dipromosikan lewat narasi sejarah lokal.
EKSPOSKALTIM, Tenggarong - Desa Kutai Lama di Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, memiliki daya pikat tinggi bagi industri pelesiran daerah. Kawasan ini menawarkan paket lengkap yang memadukan rekreasi alam keluarga, aktivitas outdoor, hingga jejak sejarah awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara.
"Desa Kutai Lama menawarkan paket lengkap antara wisata rekreasi keluarga dan sejarah peradaban,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal, ditulis Sabtu (31/10).
Kutai Lama mencakup destinasi rekreasi keluarga populer seperti Negeri Jahetan Layar. Di lokasi ini, wisatawan dapat berkemah, merasakan petualangan, atau bersantai di kafe sembari menyaksikan panorama perbukitan hijau di sekitar alur Sungai Mahakam.
Faisal menyebut fasilitas di Negeri Jahetan Layar sangat representatif untuk agenda gathering keluarga maupun kegiatan pelatihan. Kawasan wisata tersebut juga ditunjang oleh ketersediaan sekitar 20 penginapan bagi para pelancong.
Bagi wisatawan yang memiliki hobi memancing, wilayah ini juga menyediakan spot menarik. "Pecinta aktivitas outdoor dapat menikmati sensasi memancing udang galah dan ikan air tawar di dermaga," tutur Faisal, merujuk pada aktivitas di Sungai Cole' dan area sekitar dermaga.
Baca juga: Jejak Dakwah Damai di Mahakam di Balik Islamisasi Kerajaan Kutai
Dari sudut pandang historis, Desa Kutai Lama menyimpan nilai peradaban yang kuat karena menjadi tempat awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara. Di wilayah ini, terdapat situs bersejarah seperti Sungai Keramat dan Gunung Gong.
Selain itu, wisatawan dan peziarah dapat mengunjungi kompleks makam tokoh-tokoh penting kerajaan dan keagamaan, di antaranya makam Raja Aji Mahkota, Aji Dilanggar, serta ulama penyebar Islam Tuan Tunggang Parangan.
Melihat potensi besar yang terbentang, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mendorong para pengelola destinasi wisata di Kutai Lama untuk terus meningkatkan upaya pemasaran.
"Inovasi atraksi dan promosi berbasis narasi sejarah akan semakin mengangkat daya tarik wisata Kutai Lama," pungkasnya.

