PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI : Kebijaksanaan Moderasi Agama di Genarasi Z Dalam Mengikuti Tren Dark Jokes di Media Sosial

Home Berita Opini : Kebijaksanaan Mod ...

OPINI : Kebijaksanaan Moderasi Agama di Genarasi Z Dalam Mengikuti Tren Dark Jokes di Media Sosial
Putri Aprilia. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM - Agama merupakan suatu yang sempurna yang diturunkan oleh tuhan yang maha esa, hanya saja setiap orang mempuyai kepercayaan dan keyakinan dalam memeluk agama dan mengamalkan ajaran agama masing-masing. didalam memeluk agama setiap orang berhak memilih agama meraka masing-masing tidak boleh ada unsur paksaan atau ikut campur orang lain atau negara sekali pun, karna itu merupakn hak setiap manusia, Moderasi beragama juga suatu konsepsi yang bisa memuat sikap atau perilaku toleran dan rukun untuk mempersatukan perbedaan tersebut, Di negara indonesia sangat lah penting moderasi beragama ini karena seperti yang kita ketahui bahwa negara indonesia ini beragam suku, bangsa, dan agama.

Moderasi agama ialah cara seseorang melihat sesuatu yang berkaitan dengan agama yang berhubungan memahami dan mengamalkan ajaran agama agar dalam melakukan selalu dalam jalur yang moderat (tidak belebihan atau ekstrem). Berlelebihan yang dimaksud ialah menghagap bahwa agama yang satu itu yang paling benar yang lain salah (sesat) atau mengkafirkan suatu agama. Kerena tujuan moderasi beragama adalah melindungi hak-hak pemluk agama dalam menjalankan agama agar menimbulkan kesejahteraan umat beragama atau moderasi beragama bisa dikatakan sikap Toleransi dalam beragama.

Berkembang dari zaman ke zaman juga merupakan mempengaruhi pola pikir seseorang, melihat dari pesat zaman dengan adanya sosial media. Dimana seseorang bisa sangat mudah menciptakan hal-hal baru, yang bisa menjadi hal yang tren di kalangan masyarakat. Salah satu tren yang naik daun iyalah dark jokes hal ini snagat lah populer di kalangan generasi Z yang kita kita ketahui bahwa generasi z ini sangat lah pandai dalam hal yang berbau media sosial, dark jokes sangat beragam salah satu iyalah dark jokes yang berbau atau berunsur agama.

Apa itu Dark Jokes?

Dark Jokes adalah sebuah bercandaan, bergurau, humor atau lelucon yang secara singakat kita sebbut komedi hal apapun itu yang bisa membuat tertawa, dark jokes ini berasal dari kejadian tabu yang bisa menimbukan pro-kontra di masyarakat karena unsur didalam menyankut hal-hal sensitif terkadang.

Dalam agama islam boleh saja bercanda atau bergurau asal melihat atau memperhatikan adab-adab yang sesuai dengan ajaran agama, adab yang dimaksud ialah bercanda tidak berlibahan, tidak merendahkan atau menjatuhkan suatu golongan yang mengilangakan kehormatan dalam pandangan manusia dan mencaci atau mencemooh seseorang hal ini sesuai dengan Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 11 yang berbunyi sebgai berikut :

Y ayyuhalla na man l yaskhar qaumum ming qaumin 'as ay yak n khairam min-hum wa l nis `um min nis `in 'as ay yakunna khairam min-hunn, wa l talmiz anfusakum wa l tan baz bil-alq b, bi`sa lismul-fus qu ba'dal- m n, wa mal lam yatub fa ul `ika humu - lim n (Qs Al-Hujurat ayat 11)

Didalam agama islam juga tidak oleh menjadikan aspek agama sebagai topik bercandaan ahal ini telah di jelaskan oleh Allah SWT didalam surah At-Taubah ayat 65-66 Allah telah berfirman :

wa la`in sa`altahum layaq lunna innam kunn nakh u wa nal'ab, qul a bill hi wa y tih wa ras lih kuntum tastahzi` n (QS At-Taubah Ayat 65)

l ta'ta ir qad kafartum ba'da m nikum, in na'fu 'an `ifatim mingkum nu'a ib `ifatam bi`annahum k n mujrim n (QS At-Taubah Ayat 66)

Yang Artinya adalah Katakanlah, Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka tobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.”

Bagaimana Hukum Di Indonnesia terhadap  Dark Jokes Tersebut ?

Dalam bernegara setaiap manusia memiliki hak yang ada dari meraka lahir yaitu HAM yaitu Hak Asasi Manusia yang mana di dalam HAM itu meliputi hak beragama, dan didalam UUD juga menentukan Tuhan agama mana yang harus disembah, jadi manusia berhak mempercai agama-agama yang turun oleh Tuhan yang maha Esa, kewajiban manusia atau masyarakat ialah menghargai dan menghormati pilihan seseorang tersebut.

Dengan beredar Jokes-jokes yang mengandung unsur agama ini bisa saja akan mengundang perpecahan  jika jokes atau lelucon mengandung unsur penghinaan dan penistaan agama di dalam nya, di indonesia penistaan agama di atur dalam pasal  304 berbunyi: “Setiap orang di muka umum yang menyatakan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori V”.

Jokes atau bercandaan dengan membawa unsur agama ini boleh saja dilakukan jika semua masyarakat tidak tersinggung karena setiap orang atau seseorang berbeda-beda dalam pemikiran dan jokes tersebut jangan menimbulkan persoalan hukum, sesorang membuat jokes atau becandaan tersebut harus bijak, didalam jokes tersebut memang harus jujur, natural atau banyak orang lain mengalami atau kejadin memang real dan fakta memang ada bisa dianggap benar terjadi. Hindari jokes-jokes agama menyangkut Tuhan, ktiab suci dan isi nya, nabi atau rasul dll yang mengandung unsur agama di dalamnya, yang itu mengandung unsur sensitif, karena di negara indonesia masyarakatnya sikap toleransi yang mereka punya sangat lah besar.

Penulis : Putri Aprilia (Mahasiswi)

(Artikel ini menjadi tanggung jawab si penulis, bukan redaksi EKSPOSKaltim.com)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

50%50%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :