PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Merasa Dibohongi, Warga Kecewa dengan Vaksinasi Polres Bontang

Home Berita Merasa Dibohongi, Warga K ...

Merasa Dibohongi, Warga Kecewa dengan Vaksinasi Polres Bontang
Screen shoot kegiatan vaksinasi (Dok.Eksposkaltim)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan Polres Bontang dikeluhkan warga. Pasalnya, warga merasa dibohongi dengan syarat yang sebelumnya disampaikan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi.

Kepada media, pada Selasa (24/8) lalu Kapolres Bontang menegaskan bahwa tidak ada syarat khusus bagi warga yang ingin mengikuti vaksinasi ini.

"Tidak ada syarat khusus. Cukup datang dan membawa KTP," ujarnya belum lama ini.

Namun faktanya, syarat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ternyata tidak berlaku di lokasi.

Salah seorang warga Kelurahan Tanjung Laut Indah, Daeng, menceritakan perjuangannya untuk mengikuti vaksinasi tersebut namun berujung kecewa .

Baca juga : Selama Tiga Hari, Angka Kesembuhan Covid-19 di Bontang Meningkat

Sejak pagi buta sebelum matahari terbit, ia mendatangi Polres untuk mengikuti vaksinasi ini, dari informasi yang ia peroleh, pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di Mako Polres Bontang, di Jalan Bhayangkara, Bontang Utara.

"Saya lihat di sana (Mako Polres Bontang) sepi. Tidak ada tanda kegiatan vaksinasi. Pas saya tanya petugas jaga, saya diarahkan ke Gedung Koperasi PKT," kata Daeng saat dihubungi, Kamis (26/08/2021).

Sebelum berangkat ke Gedung Koperasi PKT, Daeng menyempatkan diri untuk bertanya soal syarat untuk mengikuti vaksinasi ini. Hal ini dilakukannya guna meyakinkan informasi yang ia peroleh benar.

"Petugas jaga nyebut syarat cukup bawa KTP. Ini sesuai dengan informasi yang saya peroleh," terangnya.

Usai yakin informasi yang diperolehnya benar, Daeng menuju Koperasi. Sesampainya di sana, ia melihat puluhan bahkan ratusan orang sudah berkumpul.

Daeng bukanlah satu-satunya warga yang hendak mengikuti vaksinasi ini. "Saya datang pagi karena takut gak kebagian vaksin mas," bebernya.

Namun saat mau menyetorkan KTP, Daeng merasa heran, warga yang sudah berkumpul ini, justru mengantri untuk mengambil KTP-nya masing-masing.

Setelah bertanya kepada salah satu warga, kata Daeng, ia mendapati kalau ternyata syarat cukup membawa KTP tidak berlaku.

"Jadi ternyata yang ikut divaksin ini, yang sudah mendaftar. Untuk kami yang cuma bawa KTP aja, gak kebagian jatah," tutur Daeng.

"Kami kecewa, penyataan dan fakta di lapangan tidak sesuai," tambahnya.

Daeng mengaku, sebelumnya ia mengambi jatah cuti dari tempatnya bekerja demi mengikuti kegiatan vaksinasi ini, nahaas pengorbanannya tak membuahkan hasil.

Daeng bukanlah satu-satunya warga yang sudah mengantri dari subuh untuk mengikuti vaksinasi yang berujung gagal divaksin, namun ada puluhan bahkan ratusan warga lain yang bernasib sama.

Berita terkait : Polres Bontang Bakal Gelar Vaksinasi Massal Kamis Besok, Syarat Cukup Bawa KTP

Daeng berharap, kedepan penyelenggara vaksinasi bisa lebih baik. Koordinasi antar petugas bisa lebih baik, sehingga informasi yang disampaikan keluar dengan fakta di lapangan bisa sesuai.

"Semoga penyelengaraan vaksinasi ke depan lebih baik," harapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Selasa, (24/08/2021),  Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Polres Bontang. Saat itu ia mengemukakan, syarat untuk mengikuti vaksinasi ini cukup membawa KTP.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :