EKSPOSKALTIM, Bontang - Olahraga futsal saat ini sudah tak diidentikkan lagi sebagai olahraga kaum adam. Pasalnya, kini wanita-wanita cantik juga mulai menggandrungi olahraga yang sudah populer ini. Klub-klub futsal wanita sudah mulai bertumbuhan dibeberapa kota/kabupaten, salah satu Sjjoker FC yang ada di Kota Bontang.
Sejak berdiri di tahun 2014 silam, kini tim futsal wanita ini telah berkembang dengan pesat dengan beranggotakan lima belas orang yang di ketuai oleh Siti Hatija. Melihat sosok pemain Sjjoke FC yang memilik para cantik dan juga feminim, banyak yang menyangka mereka tak bisa bermain futsal. Namun saat menyaksikan mereka bertanding, tak disangka dibalik wajah ayu mereka ternyata para pemain Sjjoke FC ini mahir mengocek sikulit bundar dan bahkan memiliki tendangan yang sangat keras.
Salah satu anggota Sjjoker FC, Agnes Tasia, mengatakan awal berdirinya team futsal wanita di Kota Bontang ini karena ingin menunjukkan bahwa wanita juga memiliki kemampuan bermain futsal, yang tak kalah hebat dengan laki-laki. Mereka bisa berlari, menendang, menjegal dan adu fisik dengan pemain lawan, serta bermain layaknya seorang laki-laki.
“Bukan cuman laki-laki aja yang bisa main futsal, tetapi kami kaum wanita juga bisa. Kami ingin menunjukkan kebisaan kami hingga membentuk suatu tim,” kata Agnes saat ditemui di kediamannya, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (5/6/2016).
Agnes menambahkan, tim futsal Sjjoker FC ini rutin melakukan latihan setiap hari Jum’at di lapangan futsal Hitros yang ada di Kelurahan Berebas. Dan bahkan, tim ini juga pernah mencicipi juara saat mengikuti turnamen futsal di salah satu daerah di Kalimantan Timur ini.
“Kami sudah pernah mengikuti Turnamen di Sangatta, dan pada saat itu mendapat kami juara empat. Kami akan terus semangat dalam latihan,” jelas Agnes
Agnes berharap, tim futsal wanita di Kota Bontang bisa lebih maju dan berkembang, sehingga bakat-bakat yang mereka miliki bisa terlihat dan memiliki nilai dimata masyarakat.
“Semoga di Bontang ini tim futsal kaum wanita bisa lebih banyak lagi, dan tentunya kami juga bisa mengadakan turnamen. Karena selama ini, turnamen khusus kaum laki-laki saja yang selalu diadakan,” tutupnya.

