PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

LSI: Massa Partai Golkar dan PAN Membelot ke Rusmadi-Safaruddin

Home Berita Lsi: Massa Partai Golkar ...

LSI: Massa Partai Golkar dan PAN Membelot ke Rusmadi-Safaruddin
Konferensi pers Lembaga Strategis Indonesia (LSI) terkait data hasil penelitian terhadap Pilgub Kaltim 2018, di Hotel Swissbelth, Samarinda, Selasa (19/6). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Lembaga Strategis Indonesia (LSI) merilis data hasil penelitian terhadap Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kaltim 2018. Hasilnya sangat mengejutkan.

Massa Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai pengusung pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Andi Sofyan Hasdam-M Rizal Effendi (AN NUR), justru lebih memilih paslon nomor urut 4 Rusmadi-Safaruddin. Kesimpulan tersebut disampaikan tim survei dari LSI, Husain, Selasa (19/6) kemarin, di Hotel Swissbelth, Samarinda.

Baca: Debat Terakhir Pilgub Kaltim Usung 3 Tema Bahasan

Menurut Husain, responden dari Partai Golkar menjatuhkan pilihan pada paslon nomor 4 dengan jumlah 22,50 persen. Sedangkan AN NUR hanya mendapat 20,10 persen.

“Responden dari Golkar juga memilih Isran Noor-Hadi Mulyadi 21,80 persen dan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat sebanyak 22,50 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, unggulnya paslon nomor 4 dibanding paslon nomor 1 dari responden Partai Golkar tersebut disebabkan tersingkirnya, Bupati Non Aktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari dari pencalonan.

Dari survei tersebut juga merilis, selain Partai Golkar, responden Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusung paslon nomor 3, Isran Noor- Hadi Mulyadi tersebut juga mengunggulkan paslon nomor 4, Rusmadi-Safaruddin dengan perolehan 33,50 persen. Isran Noor- Hadi Mulyadi sendiri hanya mendapat angka 30,20 persen.

Di sisi lain, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang terpecah menjadi dua kubu, juga mencatatkan angka tertinggi untuk Rusmadi-Safaruddin sebanyak 37,40 persen. Sedangkan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (JADI) yang juga didukung Hanura hanya mendapat 19 persen.

“Suaranya lebih tinggi Isran-Hadi daripada JADI, yang mendapat 20 persen. Sementara Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi juga mendapatkan angka yang sama yakni 20 persen,” bebernya.

LSI, kata Husain, juga menguji keterpilihan paslon di 10 kabupaten/kota, se-Kaltim. Hasilnya, Paslon nomor 3 Isran Noor - Hadi Mulyadi unggul sebesar 42,30 persen, disusul paslon nomor 4 Rusmadi-Safaruddin dengan selisih tipis, 40 persen.

Di Kota Bontang yang disebut-sebut menjadi basisnya paslon nomor 1, ANNUR, justru diungguli paslon Isran-Hadi. ANNUR hanya memperoleh 22,90 persen.

“Ini bisa disebabkan tingkat kesukaan pemilih. Jadi asal daerah calon di mana dia pernah memimpin juga tidak selamanya menentukan bahwa yang bersangkutan akan dipilih secara mayoritas oleh pemilih,” ungkapnya.

Meski demikian, ANNUR menang telak di Kota Balikpapan. Paslon ini mendapatkan survei sebanyak 38,90 persen. Disusul, Rusmadi-Safaruddin hanya mencatatkan tingkat keterpilihan di Balikpapan sebanyak 21,70 persen.

Husain mengaku, LSI juga menyasar respon berdasarkan jenis kelamin. Hasilnya, pemilih dengan laki-laki lebih memilih Isran-Hadi. Jumlahnya sebanyak 29,10 persen. Begitu juga dengan pemilih perempuan, Isran-Hadi unggul dengan angka 30,30 persen.

“Sementara berdasarkan responden dengan latar belakang agama Islam, Isran-Hadi unggul 31,70 persen dibandingkan Sofyan-Rizal yang hanya mendapat 25,5 persen, Jaang-Ferdi 20,60 persen, dan Rusmadi-Safaruddin 22,50 persen,” ungkapnya.

Berbeda halnya dengan responden dengan latar belakang non Islam. Umumnya pemilih memilih paslon JADI. Paslon yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat itu mendapat angka 27,10 persen. Unggul 7,10 persen dibanding paslon AN NUR yang hanya mendapat 20 persen.

“Sedangkan dari segi suku, suku Jawa lebih memilih Rusmadi-Safaruddin. Angkanya sebanyak 26,90 persen. Lebih tinggi ketimbang Sofyan-Rizal mendapat 21,20 persen,” bebernya.

Baca: Sekwan Baru Janji Tingkatkan Harmonisasi DPRD dan Pemprov Kaltim

Responden dari suku Kutai lebih menjagokan Isran-Hadi. Paslon nomor 3 tersebut mendapat angka 50,10 persen. Lebih tinggi dibanding paslon JADI yang hanya mendapat 13,30 persen.

Husain menjelaskan, tingkat keterpilihan dengan metode terbuka, sebanyak 22,5 persen dari 1.200 responden memilih paslon Isran-Hadi. Begitu juga dengan metode terbuka, paslon tersebut unggul dengan perolehan 29,7 persen. Metode terbuka menunjukkan, Sofyan-Rizal mendapat 23 persen, Jaang-Ferdi mendapat 18,3 persen, dan Rusmadi-Safaruddin mendapat 19,8 persen.

“Hasil survey ini berasal dari pengumpulan data yang kami lakukan dari tanggal 30 Mei hingga 14 Juni 2018 dengan metode multistage random sampling, serta wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuisioner. Adapun jumlah responden awal yang kami lakukan berjumlah 1.200 responden, dengan margin eror ± 2.9%,” pungkasnya. (*)

Video APDESI Bone Ngadu Soal Data Rastra ke DPRD

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :