EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Perwakilan PT Indexim Coalindo berkunjung ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim untuk membicarakan kerjasama atau MoU program CSR, dalam meningkatkan mutu di bidang pendidikan.
Pada pertemuan tersebut, pihak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara itu menjabarkan beberapa programnya yang berjalan maupun masih tahap perencanaan.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Plt Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau
Salah satu programnya yakni pemberian bantuan berupa beasiswa dan isentif guru honorer sesuai wilayah kerja di tiga kecamatan yakni Kecamatan Karangan, Kaubun dan Kaliorang
Dept Head CSR (Community Development dan Community Relation) PT Indexim Coalindo, Yakobus Stefanus Muda mengatakan, program ini merupakan wujud dari mandat Kementrian ESDM tentang program pemberdayaan masyarakat (PPM), termasuk di bidang pendidikan yakni menyiapkan guru-guru yang berkualitas untuk manajemen sekolah, termasuk sarana prasara seperti laboratorium.
"Konsen kami mempersiapkan guru-guru berkualitas di bidang sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan intensif guru di tiga kecamatan, akan berjalan pada bulan ini dan memberikan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi maupun kurang mampu,' ujar Yakobus belum lama ini, Selasa (16/7).
Sementara, untuk program yang sudah berjalan di bidang infrastruktur antara lain pembangunan gedung sekolah dan merenovasi sekolah-sekolah yang sudah tidak layak bangunannya.
"Kami terus berproses tahap pembangunan seperti Lab yang perencanaanya pada tahun 2020 sudah ada bentuk fisiknya. Kami serahkan ke dinas terkait penentuan lokasi pembangunan gedungnya. Kami ususlkan gedung tersebut bisa digunakan dari beberapa sekolah yang ada. Jadi bukan hanya diperuntukan satu sekolah," imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Roma Malau menyambut baik usulan kerjasama dari pihak PT Indexim Coalindo ini dalam hal peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kutai Timur.
Baca juga: Dinsos Kutim Gelar Kajian Penanggulangan Kemiskinan
"Guru-guru yang ada di daerah pesisir sangat terbantu dengan program CSR yang sudah diberlakukan dan sedang berjalan maupun tahap perencanaan. Dalam waktu dekat ini kami juga akan di bantu untuk mengadakan pelatihan karya tulis ilmiah (LKTI) yang di fasilitasi oleh PT Indexim," tutur Roma.
Dalam pelatihan itu, kata Roma, akan memberikan peluang sekitar 40 orang guru yang terdiri dari 20 guru SD dan 20 guru SMP. Dalam pelatihan nantinya akan mengundang dosen dari ITB dan IKIP Bandung.
"Kami memberikan peluang guru-guru di tiga kecamatan untuk peningkatan mutu SDMnya. Semoga program CSR ini membantu kami dalam pembinaan guru demi meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter di Kutim," tandasnya. (adv)

