EKSPOSKALTIM, Mahulu - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Agustinus Teguh Santoso, menghimbau seluruh Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga), secara serempak di bulan Oktober 2016 ini.
Hal ini disampaikan Agustinus usai menghadiri kegiatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di Balai Pertemuan Adat (BPA), Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin (24/10) pagi.
"Jika target kita di tahun lalu bisa sampai 95 Persen, maka ditahun ini kami harus bisa labih baik lagi. Makanya, saya minta kepada Puskesmas-Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Mahulu, ayo kita ajak masyarakat minum obat Filariasis ini, kita cegah penyakit kaki gajah," pintanya.
Namun kata Agustinus, baiknya Puskesmas Kecamatan atau Puskesmas Pembantu (Pustu) terlebih dahulu mensosialisasikan apa itu penyakit Kaki Gajah (Filariasis), seperti apa bahayanya, dan bagaimana cara mencegahnya. Karena masyarakat butuh diberikan pemahaman terlebih dahulu.
"Kami berkoordinasi melalui Puskesmas untuk disebarluaskan obat ini. Tapi ya disosialisasikan terlebih dahulu, sehingga masyarakat tidak ragu untuk meminum obat filariasis ini," ungkapnya.
Harapannya, melalui perangkat kesehatan (Puskesmas, red) yang tersebar di Kabupaten Mahulu ini, pembagian obat filariasis dapat dilakukan secara merata, sehingga capaian yang ia targetkan bersama Kementrian Kesehatan dapat terlaksana.
"Semakin banyak yang minum semakin baik, dengan begitu untuk menjadikan Kabupaten Mahulu terbebas dari peyakit Filariasis dapat terlaksana.
Di tahun ini, Dinkes Mahulu berusaha mencapai kembali target dari Kementrian Kesehatan, dengan capaian 50 hingga 65 persen dari sasaran pembagian obat.
“Tahun lalu kita bisa capai 95 persen, maka tahun ini bisa lebih baik lagi," tutupnya.(Adv)

