EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi memastikan tidak akan mengikuti kontestasi Pilgub Kaltim 2018-2023. Meski santer diberitakan sejak awal bahwa akan mendampingi Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Dalam cuitannya, Rizal merasa kecewa, sebab ia di PHP-in oleh kubu Syaharie Jaang. Karena kekurangan mahar ?
Rizal bercerita, niatnya sejak awal menerima ajakan Jaang untuk berdampingan berubah didetik akhir. Meskipun sejak awal ia sudah berkomitmen tetap setia mendampingi Jaang, meski ada banyak godaan dari pihak lain yang ingin meminangnya. Rizal tetap memilih setia dengan Jaang. Akan tetapi, proses berkata lain.
“Pak Jaang memutuskan untuk berpasangan dengan calon lainnya. Kabar ini saya terima mendadak. Saya sempat ketemu Pak Jaang di bandara Sepinggan sebelum bertolak ke Jakarta. Beberapa jam kemudian ada pengumuman yang dilakukan Partai Demokrat langsung oleh Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Dan kami batal berpasangan. Saya iklas,” kata Rizal melalui akun instagramnya.
Baca: Rusmadi - Safaruddin Klaim Koalisi "Tangan Tuhan"
SBY mengumumkan Partai Demokrat menunjuk Syaharie Jaang berpasangan dengan Awang Ferdian hidayat. Namun dikabarkan beberapa pengurus daerah dari partai pengusung (PKB-PPP-DEMOKRAT) tampak kecewa. Sebab pasangan JARI (Jaang- Rizal) berubah menjadi JADI (Jaang - Ferdi). Khususnya PKB. Ini terlihat dari cuitan Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin.
“Menjawab keraguan banyak orang terhadap politik. Insya Allah PKB konsisten berpolitik dengan hati, bukan dengan nafsu. "Hiruk pikuk Pilgub Kaltim",” kata Syafruddin.
Kembali ke Rizal. Rupanya, kubu Jaang kembali menghubungi Rizal. Meminta untuk dipinang kembali.
“Saya disuruh menyiapkan beberapa hal. Tapi tepat pukul 20.00 tadi malam (Selasa 9/1), saya kembali mendapat kabar pembatalan. Saya terima situasi ini, meskipun tim saya agak kesal. Ada kesan saya kami dipermainkan,” ujar Rizal.

Screen capture postingan Rizal Effendi di akun istagram miliknya. (foto:IG)
Rizal pun meminta maaf kepada para pendukung dan relawan yang sudah setia mendukungnya.
Tulisan ini di pos oleh rizal Rabu (10/1) dinihari tadi, tepatnya sekitar pukul 00.00 Wita. Hingga berita ini diturunkan sudah 300 komentar membanjiri akun Rizal.
“Perjuangan masih panjang untuk terus membangun kota tercinta ini pak. Tetap semangat biarlah semua akan indah pada waktunya,” kata pemilik akun @sione_86.
Kubu Jaang sendiri rencananya akan mendaftar sebagai peserta Pilgub Kaltim 2018-2023 ke KPU Kaltim hari ini. Dari jadwal tamu KPU, mereka akan datang pukul 19.00 Wita.
Baca: Poros Golkar- Nasdem: Sofyan Gandeng Nusyirwan Maju Pilgub Kaltim
Berikut ini tulisan Rizal Effendi melalui akun instagramnya:
Assalammualaikum warga kota yang saya hormati dan cintai.
Izinkan saya memberikan beberapa hal mengenai PILGUB KALTIM 2018.
InsyaAllah jika tidak ada hal yang luar biasa, saya tidak akan mengikuti pemilihan Gubernur ataupun Wakil Gubernur Kaltim 2018-2023.
Saya mohon keputusan ini tidak dikaitkan dengan hal hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tidak ada intervensi dari siapapun.
Murni ketidakikutsertaan saya karena situasi politik Kaltim yang begitu dinamis, selain juga menyangkut kesiapan sumber daya yg saya miliki.
Terlebih niat saya untuk menerima ajakan Walikota Samarinda, Pak Syahari Jaang untuk berdampingan berubah di detik akhir.
Ada banyak ajakan sebenarnya dari tokoh tokoh lain. Beberapa kawan juga mendorong saya maju bersama yg lain. Hanya saja, rasa kesetiaan saya terhadap komitmen yg saya buat mendampingi Pak Jaang harus saya jaga.
Tapi proses berkata lain. Pak Jaang memutuskan untuk berpasangan dengan calon lainnya.
Kabar ini saya terima mendadak. Saya sempat ketemu Pak Jaang di bandara Sepinggan sebelum bertolak ke Jkt. Beberapa jam kemudian ada pengumuman yang dilakukan Partai Demokrat langsung oleh Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Dan kami batal berpasangan.
Saya iklas.
Selasa tengah malam tadi, dihubungi kembali untuk mengajak berpasangan kembali. Saya disuruh menyiapkan beberapa hal. Tapi tepat pukul 20.00 tadi malam, saya kembali mendapat kabar pembatalan.
Saya terima situasi ini, meskipun tim saya agak kesal. Ada kesan saya kami dipermainkan.Tapi sudahlah, saya sekarang memohon maaf kepada para pendukung yang sudah saya repotkan dalam proses ini.
Saya mengucapkan selamat berjuang untuk para kandidat yang akan ditetapkan. Juga mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada semua pihak yang sudah mendukung saya. Ada yg menangis, ada yg marah, ada yg menyesalkan, tapi ada yg juga senang karena saya jadinya tetap memimpin kota Balikpapan.
Kepada mereka calon pemimpin Kaltim, siapapun nanti yg terpilih saya titipkan kota ini. Ada banyak dukungan Pemerintah Provinsi yg kami butuhkan. Keberpihakan terhadap pengelolaan lahan eks puskib, percepatan pembangunan infrastruktur terutama perbaikan jalan kota yg kewenangannya milik provinsi. (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai
ekspos tv
VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan
ekspos tv
VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru
ekspos tv

