EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Kebakaran melanda sebuah rumah di RT 42, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (18/8) pagi. Kondisi akses jalan yang sempit membuat proses pemadaman menjadi salah satu tantangan petugas.
Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.30 Wita. "Lokasinya di RT 42 Gunung Sari Ilir. Akses cukup sulit karena jalannya kecil," kata Usman.
Untuk menangani kebakaran tersebut, sebanyak 9-10 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Menurut Usman, lokasi kebakaran berada di sekitar Rumah Sakit Restu Ibu. Petugas dari sejumlah wilayah turut membantu proses pemadaman.
"Lokasi berdekatan dengan RS Restu Ibu. Kami mengerahkan armada pemadam dari Balikpapan Utara, Balikpapan Selatan, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Tengah untuk membantu pemadaman," ujarnya.
Usman mengatakan api membakar bagian atas rumah yang sebagian konstruksinya terbuat dari kayu. Sementara bagian lainnya menggunakan material batu bata.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.
"Satu jam plus pendinginan. Bagian atas terbuat dari kayu yang terbakar," katanya.
Hingga proses pendataan dilakukan, BPBD mencatat satu rumah terbakar. Namun, di sekitar lokasi juga terdapat sejumlah petak kos yang masih didata untuk memastikan ada tidaknya bangunan lain yang terdampak.
"Ada satu rumah yang terbakar. Ada petak-petak kos juga, masih didata jumlahnya," ujar Usman.
Laporan dari Warga
Ketua RT 42 Agus Priyono mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan api pertama kali muncul. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah sejumlah warga mendatangi rumahnya dan memberitahukan adanya kebakaran.
"Tadi anak-anak pada ke rumah, 'Pak RT, Pak RT, kebakaran.' Saya langsung datangin rumahnya. Saat itu api sudah besar," kata Agus.
Agus mengatakan saat tiba di lokasi, warga sudah panik karena api terlihat membesar.
"Saya tidak tahu tepatnya jam berapa. Sudah panik karena ada kebakaran," ujarnya.


