EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Jembatan Mahakam IV atau "jembatan kembar" Kota Samarinda ditargetkan dapat dilintasi pada akhir tahun 2019. Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat inspeksi mendadak (sidak) meninjau Jembatan Mahakam IV bersama dengan Walikota Samarinda Sjaharie Jaang dan OPD terkait, Rabu (24/4).
"Paling Oktober atau lima bulan kedepan lah sudah beroperasi. Itu kalau Juli selesai sertifikasi," katanya.
Baca juga: Wagub Tinjau Lokasi Pembangunan Pabrik Semen di Kutim
Dalam kunjungan tersebut, Pemprov Kaltim menargetkan Jembatan Kembar selesai akhir tahun ini. Proyek sejatinya molor dari target pada akhir tahun 2018 lalu, sesuai perjanjian multiyears contract. Namun karena pelbagai hal, pengerjaan molor tak sesuai target.
"Memang ada keterlambatan, tapi itu hal yang biasa. Tinggal uji layak beban dan pemasangan beban," kata Hadi Mulyadi.
"Jangan kan jembatan atau pembangunan. Nikah aja masih bisa terlambat. Jadi saya harap masyarakat bisa memahami ya," sambungnya.
Untuk merealisasikan jembatan tersebut, tahun ini dalam APBD 2019, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran tidak kurang Rp 27 miliar. Anggaran tersebut digunakan selain untuk mengerjakan sisa bagian proyek yang belum selesai, juga untuk membiayai uji layak beban yang akan dilakukan Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Kementerian PUPR.
Baca juga: Soal Dugaan Politik Uang Caleg Nasdem, Bawaslu Target 6 Mei Diputuskan
Wagub berharap, meskipun pengerjaan dipercepat untuk mengerjar target waktu, namun fisik jembatan tetap memperhatikan kualitas. Dia tidak ingin terburu - buru untuk menyelesaikan pembangunan jembatan hanya karena mendekati Ramadhan.
"Jangan sampai ada cacat. Karena menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya
Jembatan yang dibangun sejak 2012 dan saat ini fisik sudah 100 persen tinggal uji kelayakan Kementerian PUPR untuk sertifikasi kelayakan Jembatan. (*)

