PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Harga Kedelai Meroket Secara Global, Diskop–UKMP dan PPTT Bontang Gelar Pertemuan

Home Berita Harga Kedelai Meroket Sec ...

Harga Kedelai Meroket Secara Global, Diskop–UKMP dan PPTT Bontang Gelar Pertemuan
Diskop-UKMP Bontang menggelar pertemuan dengan pengrajin tempe dan tahu. (EKSPOSKaltim/Hermawan)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kota Bontang menggelar pertemuan dengan Persatuan Pengrajin Tempe dan Tahu (PPTT) di Ruang Rapat UPT Pasar, sekira pukul 13.30 Wita, Senin (24/5/2021).

Pertemuan itu membahas titik temu terkait permasalahan harga kedelai yang meroket. Tak heran solusi terbaik paling dinanti dari hasil rapat tersbut.

Baca juga : Terbaring Sakit, Juara MTQ dari Jembayan Kukar Ini Butuh Uluran Tangan

Kepala Diskop-UKMP Bontang, Asdar Ibrahim, mengatakan hampir seluruh daerah mengalami kelangkaan pasokan kedelai. Kata dia, dari koordinasi dengan Pemprov Kaltim, jumlah suplai kedelai impor dari Tiongkok mengalami penurunan. Terlebih harga kedelai dari Amerika juga meningkat di pasar dunia.

“Untuk itu pengusaha tahu dan tempe dapat menyesuaikan harga jual. Selaras dengan kenaikan harga bahan baku produksi,” ungkapnya dalam rapat tersebut.

Dirinya juga menyebut peningkatan harga jual tempe dan tahu diharapkan tidak naik 20 persen dari ambang batas normal. Sehingga tidak mempengaruhi daya beli konsumen.

“Memang terjadi kelangkaan semua. Apalagi saat ini Indonesia masih bergantung impor. Yakni dari Cina dan Amerika. Sementara produksi kedelai lokal belum sanggup memenuhi kebutuhan dalam negeri,” bebernya.

Untuk kedelai di Bontang kebanyakan memakai kedelai dari Amerika Serikat yang didatangkan dari pengusaha lokal. “Tetapi masalahnya disana belum waktunya panen. Jadi terjadi kelangkaan,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil PPTT Bontang, Arifin, mengatakan pertemuan ini dilakukan agar pemerintah dan masyarakat memahami persoalan para pengusaha tahu dan tempe tersebut. Mengingat ini sangat berpengaruh pada biaya produksi.

Baca juga : Edan! Kesal Tak Diberi Uang, Pemuda di Bontang Lakukan Penganiayaan

“Melalui pertemuan itu kami meminta solusi dari pemerintah agar kondisi saat ini," terangnya.

Untuk diketahui ada enam usulan yang diminta PPTT kepada pemerintah Bontang yakni
Pemkot dapat memfasilitasi pengrajin untuk mendapat pilihan kedelai, Pemkot melakukan kerjasama dengan pertanian dan perdagangan untuk memberikan akses pasokan hasil kebun, pemberdayaan teknologi terbaru untuk menekan biaya produksi, PPTT siap bersama Pemkot memutar roda perekonomian kota Bontang dengan memperkenalkan produk olahan, ingin memanfaatkan persatuan serta pembinaan dari Pemkot tujuannya agar mudah mengapresiasi, dan akan ada kenaikan harga.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :