EKSPOSKALTIM, Bontang - Kondisi Sungai Bontang Kuala yang terletak di RT 15, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang begitu memprihatinkan. Arus sungai tersumbat lantaran banyak tumpukan sampah memadati sungai.
Selain ancaman penyakit, banjir dan aroma tak sedap, teror buaya pun turut menghantui warga bantaran sungai. Lantaran, sungai ini juga menjadi habitat buaya.
Meski begitu, belum ada upaya pemerintah terkait untuk menanggulangi tumpukan sampah itu, walau kata warga kondisi tersebut telah berlangsung selama 2 bulan terakhir.
"Nggak pernah mas dibersihkan. Ini aja gara-gara banyak sampah sampai-sampai buaya naik ke darat," kata salah satu warga bantaran sungai, Partini (60), Rabu (8/2/2017) pagi tadi
Partini beserta warga lainnya berharap sungai ini segera dibersihkan dan diturap (pendalaman sungai,red), agar aliran sungai kembali lancar dan buaya tak lagi masuk ke rumah warga.
"Sudah pernah kami usulkan agar sungai diturap, tapi sampai sekarang hanya dijanji saja tidak ada tanggapan," jelasnya.

