EKSPOSKALTIM, Bontang – Gami Bawis merupakan makanan khas Kota Bontang yang paling digandrungi oleh pecinta kuliner lokal mamupun dari luar kota Bontang yang berkunjung di Kota ini. Makanan ini berbahan dasar Ikan Bawis yang hanya hidup di perairan Bontang dan sekitarnya, ditambah dengan sambal (Gammi, red) yang dimasak terlebih dahulu, lalu disiram minyak panas yang kemudian sambal dan minyak tadi dituangkan ke dalam cobek yang sudah dibakar tadi, dan cess.. sambal pun mendidih.
Proses pembuatan bahkan penyajiannya yang unik serta rasanya yang membuat lidah bergoyang, tak ayal Gami Bawis ini menjadi menu favorit pecinta kuliner yang banyak ditemukan di warung ataupun restoran yang ada di Kota Bontang ini.
Lia, salah satu penikmat Gami Bawis mengatakan sambal gami bawis adalah menu yang enak, patut dicoba dan recomended.
“Gami itu sambal yang di goreng terlebih dahulu, kemudian di siram dengan minyak yang mendidih. Sambal ini biasanya enak kalau di makan dengan singkong atau ikan bawis. Dan apabila di makan bersama ikan bawis rasanya tambah enak.”ujarnya saat ditemui di Pondok Pesisir, salah satu rumah makan yang menyediakan Gami Bawis ini, Sabtu (21/05/16).
Salah satu pelayan di Pondok Pesisir ini yang enggan dimuat namanya membenarkan jika banyak warung yang menyediakan makanan yang satu ini di Kota Bontang.
"Biasanya sih di goreng gitu. Banyak warung – warung makan yang menjual gami bawis, tetapi kalau gami bawis di sini berbeda. Bedanya kalau di tempat lain biasanya hanya sebatas warung makan saja, tapi kalau di pondok pesisir sendiri kita bisa langsung berinteraksi langsung dengan alam, " urainya.
Sementara itu, Pengunjung lainnya, Herman mengatakan sambal gami adalah sambal yang unik, dihidangkan di atas cobek tanah yang sudah dibakar sehingga membuat sambal dapat mendidih untuk beberapa waktu.
“Yang bikin unik adalah sambalnya karena sambal dihidangkan di atas cobek yang sudah dibakar sehingga membuat sambal dapat mendidih untuk beberapa waktu,” ungkapnya kepada Eksposkaltim.
Lanjut Herman menambahkan, keunikannya juga terletak pada rasanya yang mirip dengan bumbu rica-rica dari Sulawesi.
"Tapi tetap ada yang membedakan, mungkin dari bahan-bahannya kali ya. Ikan Bawis yang sudah digoreng dimasak lagi di dalam sambal gami hingga lunak, lalu dihidangkan di atas cobek yang telah dibakar sebelumnya. rasanya seperti yang saya bilang sebelumnya. Mirip bumbu rica-rica, cuma ada sensasi yang berbeda.” tutupnya.

