EKSPOSKALTIM, Bontang – Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK) Kota Bontang, Nur Patria mengungkapkan beberapa program kerja yang telah dan akan diikuti di bulan mei hingga Juni 2016 mendatang, diantaranya kegiatan Expo Nasional di Jakarta, kemudian kegiatan pembibitan dan penanaman pohon pakan orang utan di Sangatta Kabupaten Kutai Timur, dan kegiatan membersihkan pantai di Kelurahan Bontang Kuala.
Kegiatan Expo Nasional di Jakarta itu berlangsung dari tanggal 23 Mei hingga 29 Mei mendatang, dan pihaknya akan mengirimkan 1 kontingen yang terdiri dari 5 orang.
“Bulan ini, kami memiliki kegiatan internal, kami juga akan mengadakan Expo Nasional di Jakarta dalam minggu ini, dan kegiatan ini hanya 5 orang terpilih saja yang bisa mengikutinya,” ujarnya saat ditemui dikantornya, Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru Kecamatan Bontang Selatan, Senin (23/05/2016).
Nur menambahkan, untuk kegiatan pembibitan dan penanaman pohon pakan berlangsung dihari Minggu (22/5/2016) kemarin di Kamp Kakap Mentokoko, yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sangata, Kabupaten Kutai Timur.
“Pohon pakan tersebut akan kami jadikan bibit, dan ditanam untuk pakan orang utan. Pohon pakan tersebut akan dibuat Management Habitat Teknik, yang artinya sepanjang sungai yang ada di Sangata, akan ditanami Pohon Pakan Orang Utan. Dan kedepannya bisa menjadi atraksi wisata, di sepanjang alur sungai Sangata. Orang-orang akan melihat dan mengikuti atraksi Orang utan tanpa menyentuhnya, Sehingga kekayaan dan potensi alam kita tetap terjaga, dan masyarakat juga akan mendapatkan manfaat melalui jasa wisata satwanya,” jelasnya kepada Eksposkaltim.
Ia mengimbuhkan, tanggal 5 Juni 2016 mendatang pihaknya akan bekerja sama dengan mitra TNK, diantaranya perusahaan PT Pupuk Kaltim, PT Badak NGL, PT Surya Hutani, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Indominco Mandiri, dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup TNK.
“Perusahaan-perusahaan tersebut, peduli terhadap lingkungan khususnya TNK,” katanya.
Nur juga mengungkapkan, pada tanggal 5 Juni 2016 mendatang itu bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup sedunia, dimana pihaknya akan mengadakan bersih-bersih pantai di Kelurahan Bontang Kuala jalur menuju Sungai Belanda satu dan Belanda dua.
“Sebelum kegiatan tersebut, kami akan membuat lomba mewarnai dan melukis khusus anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan anak Sekolah Dasar (SD). Intinya dari lomba mewarnai dan melukis ini, nantinya kita akan mempunyai generasi penerus yang lebih baik,” tuturnya.
Nur mengharapkan lingkungan hidup hutan menjadi lebih baik dan masyarakat dapat memperoleh manfaatnya.
“Harapan kami kedepanya cuman satu, menjadikan lingkungan hidup hutan lebih baik lagi, dan masyarakat dapat memperoleh manfaat dan meningkatkan kesejahteraannya,” tutupnya.(*)

