Cetak gol roket dari tengah lapangan hingga lawan kena 2 kartu merah VAR, Borneo FC justru ditahan imbang sembilan pemain PSM Makassar di Segiri.
EKSPOSKALTIM, Samarinda - Pertandingan bertensi tinggi mewarnai Stadion Segiri Samarinda saat Borneo FC ditahan imbang 1-1 oleh tamunya PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi liga domestik, Sabtu (7/11/2026) sore.
Laga sengit ini diwarnai gol spektakuler dari jarak jauh, dua kartu merah dari tinjauan Video Assistant Referee (VAR), serta kegagalan tuan rumah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif menekan lewat sisi kiri lapangan melalui pergerakan Rizky Eka Pratama dan Victor Luiz.
Gelombang umpan silang berbahaya sempat merepotkan barisan pertahanan Pesut Mahakam. Tensi permainan yang meninggi memaksa wasit merogoh kartu kuning pertama pada menit ke-30 untuk bek Borneo FC, Iago Mendonça.
Stadion Segiri mendadak bergemuruh pada menit ke-43 melalui aksi spektakuler Juan Villa. Memanfaatkan posisi kiper PSM Muhammad Ardiansyah yang terlalu jauh keluar dari sarangnya, Juan Villa melepaskan tembakan roket dari jarak jauh melewati garis setengah lapangan yang meluncur mulus ke dalam gawang.
Gol indah ini membawa Borneo FC memimpin 1-0 hingga turun minum.
Balasan Juku Eja dan Hujan Kartu Merah VAR
Memasuki babak kedua, rotasi strategi dilakukan kedua tim. PSM memasukkan kiper Hilman Syah menggantikan Muhammad Ardiansyah, sementara Borneo menambah daya gedor dengan menurunkan Moussa Diarra.
Gempuran Juku Eja akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54. Berawal dari assist matang Rizky Eka Pratama, Achmat Fahrul Aditia berhasil menggetarkan jala tuan rumah. Gol penyama kedudukan 1-1 tersebut sempat ditinjau ulang melalui perangkat VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.
Dua menit setelah gelandang bertahan PSM Dusan Lagator menerima kartu kuning pada menit ke-59, laga memanas akibat insiden tak sportif. Pada menit ke-63, pemain PSM Mufli Hidayat diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah layar VAR mengonfirmasi aksi tandukannya terhadap penyerang Borneo FC, Hugo Samir.
Unggul jumlah pemain membuat pelatih Borneo FC merespons dengan memasukkan tenaga segar Ikhsan Zikrak dan Muhammad Redzuan. Namun, pertarungan fisik yang kian keras justru melahirkan sejumlah kartu kuning tambahan bagi skuad tuan rumah.
Petaka kembali menghampiri PSM pada masa injury time (90+8'). Melalui intervensi VAR, Stefan Jevtoski terbukti melakukan pelanggaran berat sehingga langsung diganjar kartu merah oleh kepemimpinan wasit.
Meski PSM Makassar harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain, Borneo FC gagal mengonversi keunggulan jumlah personel menjadi gol kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini menempatkan PSM di posisi ke-9 dan Borneo FC di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan torehan sama-sama mengoleksi 10 poin. (ant)


