EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Menjelang musim panen, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang melakukan monitoring ke salah satu kelompok binaannya, belum lama ini, guna mengecek kondisi cabai yang berlokasi di Kelurahan Gunung Telihan.
Kepala Bidang Pertanian DKP3 Bontang, Ali Akbar mengatakan, kelompok tani sejahtera di Kelurahan Gunung Telihan ini adalah yang diunggulkan. Bahkan, kerap menjadi contoh bagi kelompok tani yang lain.
Baca juga: APBD-P 2018 Dievaluasi Pusat, Anggaran Pendidikan Belum Capai 20 Persen
Seperti dalam hal kelembagaan kelompok, pengelolaan dan pemupukan tanaman, maupun hasil produksi. Ke depan semoga kemampuan kelompok tani cabai yang lain bisa seperti kelompok tani sejahtera.
“Tentunya akan meningkatkan produksi cabai kita sehingga harapannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Bontang,” ujarnya.
Kata dia, salah satu yang menghambat panen para petani cabai adalah musim kemarau yang cukup panjang, hal tersebut berpotensi merusak tanaman karena serangan hama. Maka dari itu pihaknya terus mengingatkan kepada setiap petani, agar terus melakukan pengobatan rutin melalui penyemprotan insektisida secara berkala.
"Pada musim kemarau petani kekurangan air, namun sudah terbantu dengan adanya sumur bor yang merupakan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pertanian pada 2017 lalu," ungkapnya.
Baca juga: Dinsos Bontang Salurkan Bantuan Kemensos Untuk Lansia
Lanjut dia, selain bantuan sumur bor, kelompok tani juga telah beberapa kali mendapatkan bantuan peralatan penunjang pertanian, serta DKP3 rutin melakukan penyuluh dan pendampingan agar hasil produksi kelompok tani sejahtera dan lainnya bisa maksimal.
“Kalau hasil panen bagus, tentu akan berdampak pada kesejahteraan kelompok tani maupun para petaninya,” tutupnya. (adv)
Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI
ekspos tv

