EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pemkot Bontang menggelar upacara peringatan hari Pahlawan Nasional ke -76, di halaman kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Rabu (10/11/2021).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Bontang Basri Rase membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia (RI). Dia menuturkan, negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan. Bahkan berkali-kali pemberontakan lokal dikorbarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan.
Baca juga : Nekat Terobos Banjir, Truk Terbalik di Jalan Poros Bontang -Samarinda
Ratusan tahun terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba. Untuk itu, mereka para pendiri bangsa ini menyadari dengan membangun identitas bahwa semua bersaudara, sebangsa dan setanah air, inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan.
“Kita sadar bahwa kita berbeda-beda, tetapi jangan sampai terpecah-pecah oleh perbedaan SARA (suku, agama, ras dan antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum sumpah pemuda 1928,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengajak untuk menggelorakan semangat gotong royong serta persatuan dan kesatuan Indonesia. Perbedaan justru memperkaya dan memperkuat kita, bangsa indonesia. Dan seraya mengembangkan toleransi terhadap perbedaan yang ada dengan berdasar selogan Bhineka Tunggal Ika, “berbeda-beda namun tetap satu juga”.
“Kita harus lebih maju dari tahun sebelumnya. Kita akan buktikan pada dunia, kalau bersama kita bisa wujudkan cita-cita para pahlawan,” terangnya.
Baca juga : Terciduk Curi Besi, Teman Kabur, Pemuda Ini Tertangkap
Dikatakan Basri, semangat, tekad dan keyakinan pahlawan harusnya dapat menginspirasi dan menggerakan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema hari pahlawan tahun 2021 “pahlawanku inspirasiku”.
“Melalui momentum ini, marilah kita bersama-sama bahu-membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab serta penghormatan atas jasa pengorbanan para pahlawan, memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing,” tutupnya. (adv)

