PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dekat Pabrik NPK Cluster, Komisi III DPRD Bontang: Produksi Gas Samator Berpotensi Tercemar

Home Berita Dekat Pabrik Npk Cluster, ...

Dekat Pabrik NPK Cluster, Komisi III DPRD Bontang: Produksi Gas Samator Berpotensi Tercemar
Pabrik pengolah PT Samator Gas Industri yang terletak bersebelahan dengan lokasi rencana pembangunan 4 pabrik NPK Cluster di kawasan industri PT KIE. (Ekspos Kaltim/Yadi).

EKSPOSKALTIM, Bontang- Pabrik pengolahan gas PT Samator Gas Industri yang memanfaatkan udara bebas, berpotensi tercemar karena letaknya yang berdampingan dengan pabrik NPK Cluster yang mengolah bahan kimia untuk dijadikan pupuk.

Dari pantauan media ini, letak kedua pabrik tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter bersebelahan dengan 4 pabrik NPK Cluster yang akan segera dibangun dalam waktu dekat. Kedua pabrik terletak di kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE).

Hal tersebut juga menjadi perhatian Komisi III DPRD Bontang saat melakukan sidak, Senin (15/5). “Limbah dari pembuangan pabrik NPK Cluster jelas mencemari udara sekitar dan pasti ada kandungan kimia. Kalau udara ini sampai diisap dan dikelola pabrik Samator, pasti produk yang dihasilkan akan ada bahan kimianya,” ujarnya.

Seperti diketahui, produk nitrogen dan oksigen yang dihasilkan Samator disuplai untuk kebutuhan medis ke seluruh rumah sakit di Bontang.  

“Bisa keracunan, apa lagi ini khusus diperuntukan bagi orang sakit. Maka sterilisasinya harus terjaga, jadi ini sangat krusial sekali untuk kita perhatikan bersama,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Penanggung Jawab Produksi PT Samator Gas Industri Novantri menjamin nitrogen dan oksigen yang dihasilkan tidak akan terkontaminasi oleh limbah karena menggunakan metode sterilisasi kualitas tinggi.

“Pabrik ini telah dilengkapi dengan komponen-komponen yang menunjang untuk menjaga sterilisasi produksi. Artinya, produksi yang dihasilkan dapat terjamin meskipun kualitas udara bebas yang diisap tidak baik,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, tahapan penyaringan dilakukan sedetail mungkin karena ada tiga tahap bahkan bisa lebih tergantung kualitas udara yang diisap. Selain itu, di langkah akhir produksi nitrogen dan oksigen akan diuji kembali sterilisasinya sebelum akhirnya di distribusikan.

PT Samator Gas Industri Bontang sudah beroperasi sejak 2016 lalu. Pabrik tersebut mengolah udara bebas yang dinetralisasi dari kandungan H2O dan dikompresi menjadi senyawa nitrogen, oksigen dan argon dalam bentuk cair.  

Ketiga produksi tersebut nantinya akan disuplai untuk kebutuhan seluruh rumah sakit dan perusahaan di Bontang. Dalam sehari, pabrik ini mampu memproduksi sebanyak 50 ribu meter kubik nitrogen, oksigen dan argon siap pakai.

Tercatat, nitrogen yang dihasilkan digunakan rumah sakit untuk kebutuhan bahan infus cair, dan oksigen untuk konsumsi pernapasan bantuan bagi pasien. Sedangkan argon sebagai bahan dasar pekerjaan las.(adv)


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :