PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Budaya-Desa Wisata Jadi Andalan Kaltim Bidik Wisatawan Eropa

Home Berita Budaya-desa Wisata Jadi A ...

Alih-alih mengandalkan panorama alam semata, Kalimantan Timur mulai memasarkan budaya, desa wisata, dan pengalaman autentik sebagai magnet baru wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa.


Budaya-Desa Wisata Jadi Andalan Kaltim Bidik Wisatawan Eropa
Tarian dayak di Desa Wisata Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur. Foto: Times Indonesia

EKSPOSKALTIM, Samarinda — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengembangan destinasi wisata berbasis budaya sebagai strategi utama untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan pendekatan ini diarahkan untuk mengembangkan desa wisata, memperkuat ekonomi lokal, serta menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Bersama wujudkan desa wisata untuk ekonomi lokal, budaya yang ramah, lestari, dan mendunia, serta ekonomi kreatif yang berinovasi, kreativitas, dan berkualitas di Kalimantan Timur,” ujar Ririn dikutip dari antara, Jumat (2/1). 

Promosi saat ini difokuskan pada ekowisata yang memadukan keindahan alam, kearifan lokal, dan wisata buatan yang memiliki nilai estetika. Potensi pariwisata Kaltim dinilai sangat besar dengan hampir 600 destinasi yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Menurut Ririn, mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Kaltim berasal dari Eropa. Mereka tertarik pada pengalaman wisata yang bersifat autentik dan berbeda dari destinasi massal.

“Para pelancong tersebut mencari pengalaman autentik dan menantang, seperti atraksi budaya, menyusuri sungai di pedalaman, hingga menjelajahi hutan hujan tropis,” ungkapnya.

Wisatawan Eropa juga cenderung ingin berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, sekaligus mengamati satwa endemik yang dilindungi di habitat aslinya.

Untuk mendukung strategi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen mengalokasikan anggaran khusus bagi pengembangan sektor pariwisata, terutama untuk meningkatkan fasilitas penunjang di desa-desa wisata. 
 
Selain itu, Dispar Kaltim aktif menjalin kerja sama dengan pihak swasta, perbankan, dan media guna mengemas paket wisata budaya yang lebih menarik dan kompetitif. 
 
Promosi juga digencarkan melalui platform digital dan media sosial agar informasi mengenai kekayaan budaya Kaltim dapat menjangkau pasar internasional secara lebih luas. 
 
“Sektor pariwisata berbasis budaya ini mampu menjadi penyangga ekonomi masyarakat masa depan untuk menggantikan dominasi sektor migas dan pertambangan,” kata Ririn. 
 
Dispar Kaltim juga mendorong pembukaan rute penerbangan baru untuk memudahkan akses wisatawan menuju destinasi unggulan, termasuk di Kabupaten Berau. 
 
“Kami optimistis strategi ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak langsung pada kesejahteraan pelaku ekonomi kreatif di desa,” ujar Ririn Sari Dewi.

Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :